Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Awal Triwulan 4, Kinerja Operasi IPC TPK Meningkat

📅 Kamis, 28 Nov 2024, 18:21 WIB | Oleh:
Di Awal Triwulan 4, Kinerja Operasi IPC TPK Meningkat Doc: Dok. IPC TPK
Ket. Ilustrasi salah satu pelabuhan IPC TPK

JAKARTA - Kinerja operasional IPC Terminal Petikemas/IPC TPK terus mencatatkan peningkatan di triwulan 4 tahun 2024. Capaian kinerja operasional 10 terminal IPC TPK di bulan Oktober sebesar 304.435 TEUs meningkat 16,7% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 260.714 TEUs.

Corporate Secretary IPC TPK,  Pramesti Wulandary menyampaikan bahwa peningkatan ini ditandai dengan pertumbuhan arus peti kemas domestik beberapa area seperti Pontianak, Teluk Bayur dan Jambi serta hadirnya layanan tambahan pada armada baru shipping line di area Tanjung Priok.

"IPC TPK melakukan transformasi dari sisi operasi untuk memastikan kesiapan dalam menjawab kebutuhan para pengguna jasa serta sebagai langkah antisipasi lonjakan arus barang dan service tambahan," kata Wulandary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/11).

Ia menanbahkab total kinerja bongkar muat IPC TPK hingga Oktober 2024 sebesar 2.604.740 TEUs meningkat 7,91% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 2.413.783 TEUs. 

"Peningkatan kinerja bongkar muat di bulan Oktober sejalan dengan peningkatan permintaan bebeapa komoditas di beberapa wilayah kerja," katanya.

Menurut Wulandary bahwa peningkatan arus petikemas disebabkan adanya peningkatan permintaan beberapa komoditas seperti flour, ceramic dan foodstuff di wilayah Jambi.

Untuk wilayah Pontianak, pertumbuhan arus petikemas oleh pelayaran domestik di Pontianak. Peningkatan arus petikemas di wilayah Teluk Bayur terjadi karena peningkatan komoditas rubber serta peningkatan volume petikemas full.

Tidak hanya itu, peningkatan juga terjadi di Area Tanjung Priok yang dikarenakan oleh adanya tambahan armada baru dari salah satu Perusahaan pelayaran yang berdampak pada peningkatan arus peti kemas.

IPC TPK berupaya mendukung program pemerintah yang berfokus pada peningkatan kemandirian dan efisiensi. Optimalisasi infrastruktur jalur laut yang diharapkan dapat menurunkan biaya logistik serta penguatan jaringan logistik nasional melalui kebijakan dan regulasi baru guna mendukung industri nasional yang lebih efisien.

"Menuju penghujung tahun kami optimis dapat mencapai target kinerja yang ditetapkan pemegang saham dengan mengedepankan layanan yang optimal efisien kepada pengguna jasa", tutup Pramestie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.