Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penobatan Raja Charles Habiskan Biaya Pajak Inggris Rp1,4 Triliun

📅 Jumat, 22 Nov 2024, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penobatan Raja Charles Habiskan Biaya Pajak Inggris Rp1,4 Triliun Doc: lbc.co.uk
Ket. Raja Charles III melambaikan tangan di balkon Istana Buckingham saat penobatannya.

LONDON - Penobatan Raja Charles III tahun lalu menghabiskan biaya pembayar pajak Inggris sebesar £72 juta atau Rp1,4 triliun, ungkap laporan resmi yang dirilis Kamis (21/11) malam.

Para kritikus berpendapat pengeluaran pembayar pajak untuk acara tersebut terlalu besar dan tidak masuk akal mengingat tuntutan besar terhadap dana publik yang terbatas dan upaya penghematan yang dilakukan banyak warga Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Angka-angka tersebut menunjukkan Departemen Kebudayaan, Media, dan Olahraga (DCMS) menghabiskan £50,3 juta, sementara biaya Kementerian Dalam Negeri untuk mengawasi acara "yang terjadi sekali dalam satu generasi" tersebut berjumlah total £21,7 juta.

Charles secara resmi dimahkotai sebagai raja di Westminster Abbey dalam upacara Mei 2023 yang dihadiri oleh pejabat tinggi dari seluruh dunia. 

Konser bertabur bintang di Kastil Windsor berlangsung pada malam berikutnya.

Pengungkapan tagihan akhir, yang diperkirakan lebih dari £100 juta, tetap saja akan memicu kecaman baru dari kaum anti-monarki di Inggris.

Mereka telah meningkatkan kritik mereka terhadap keluarga kerajaan dan keuntungan keuangan yang berlebihan dan tidak adil yang diterimanya di masa sulit.

Negara ini telah dilanda tekanan biaya pascapandemi, dengan inflasi tertinggi selama puluhan tahun selama sebagian besar tahun lalu, sementara pertumbuhan ekonomi yang mendatar telah menyebabkan menurunnya standar hidup.

Para skeptis juga mencatat raja Inggris, yang menerima lebih banyak uang publik daripada rekan-rekan Eropanya, adalah seorang multijutawan yang mampu membiayai lebih banyak tagihan lembaga.

Lebih dari separuh warga Inggris mengatakan kepada lembaga survei YouGov sebelum penobatan bahwa pemerintah seharusnya tidak mendanainya.

Keluarga kerajaan bulan ini menghadapi seruan untuk lebih banyak transparansi dan reformasi atas harta milik pribadi mereka, setelah sebuah penyelidikan menuduh mereka telah mengambil untung dari badan-badan publik sambil menikmati keringanan pajak yang besar.

Dalam laporan dan akun tahunannya, DCMS mengatakan mereka "berhasil melaksanakannya pada akhir pekan tengah Penobatan Yang Mulia Raja Charles III, yang dinikmati oleh jutaan orang baik di Inggris maupun di seluruh dunia".

DCMS merupakan departemen pemerintah utama yang bekerja sama dengan keluarga kerajaan dalam penobatan tersebut, yang digambarkan sebagai "momen yang hanya terjadi sekali dalam satu generasi".

Ditambahkan, acara tersebut "menawarkan kesempatan unik untuk merayakan dan memperkuat identitas nasional kita serta memamerkan Inggris kepada dunia".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.