Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketidakpastian Ekonomi Global Bisa Dorong Suku Bunga Naik Lagi

📅 Kamis, 21 Nov 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Keputusan BI menahan suku bunga acuan, jelas Badiul, sebagai upaya otoritas moneter memitigasi dan mengantisipasi dampak perkembangan eksternal, seperti geopolitik dan dinamika politik AS yang berdampak pada nilai tukar rupiah.

Pemerintah perlu mengimbangi kebijakan tersebut dengan memperkuat cadangan devisa negara. Pertanyaannya, seefektif apa kebijakan itu mengimbangi tekanan eksternal yang sering kali di luar kendali BI.

Disisi lain, stabilitas rupiah tidak hanya dipengaruhi oleh suku bunga acuan, tetapi juga oleh arus modal asing, inflasi domestik, dan kondisi perdagangan internasional. “Dalam jangka pendek, kebijakan ini mungkin bisa baik, tetapi potensi outflow (keluarnya modal asing) perlu mendapat perhatian.

“Jangan sampai insentif investor menjadi kurang kompetitif karena kebijakan menahan suku bunga,” kata Badiul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.