AS Laporkan Kasus Pertama Mpox Jenis Baru pada Seorang Pelancong

Minggu, 17 Nov 2024, 09:40 WIB

NEW YORK - Pejabat kesehatan AS mengatakan pada hari Sabtu (16/11), mereka telah mengonfirmasi kasus pertama di AS dari bentuk baru mpox yang pertama kali terlihat di  Kongo timur.

Menurut Departemen Kesehatan Masyarakat California, orang tersebut telah bepergian ke Afrika Timur dan dirawat di California Utara setelah kembali. Gejalanya membaik dan risiko terhadap masyarakat rendah.

Ket. Foto: Gambar mikroskop elektron berwarna yang disediakan oleh Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pada tahun 2024 menunjukkan partikel virus Mpox, oranye, ditemukan dalam sel yang terinfeksi, hijau. — Sumber: NIAID via AP

Koresponden Associated Press Julie Walker melaporkan kasus mpox pertama yang terkonfirmasi di AS menurut para pejabat.

Orang tersebut tengah mengisolasi diri di rum-0an oleh infeksi virus yang masih dalam famili yang sama dengan virus penyebab cacar. Penyakit ini endemik di beberapa wilayah Afrika, tempat orang-orang terinfeksi melalui gigitan hewan pengerat atau hewan kecil.

Gejala yang lebih ringan dapat berupa demam, menggigil, dan nyeri tubuh. Pada kasus yang lebih serius, orang yang terinfeksi dapat mengalami lesi di wajah, tangan, dada, dan alat kelamin.

Awal tahun ini,  para ilmuwan melaporkan munculnya bentuk baru mpox di Afrika yang menyebar melalui kontak dekat termasuk melalui hubungan seks. Penyakit ini menyebar luas di Afrika bagian timur dan tengah.

Namun, dalam kasus yang teridentifikasi pada pelancong di luar benua, penyebarannya sangat terbatas, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.