AS, Israel, Lebanon Teken Kerangka Kerja Kesepakatan Akhiri Konflik

Sabtu, 27 Jun 2026, 13:56 WIB

WASHINGTON - Amerika Serikat, Israel, dan Lebanon pada Jumat (26/6) resmi menandatangani sebuah kerangka kerja trilateral yang bertujuan mengakhiri konflik bersenjata yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

Kesepakatan penting ini diteken di Departemen Luar Negeri AS oleh utusan Israel dan Lebanon untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter dan Nada Hamadeh Moawad, bersama Penasihat Departemen Luar Negeri Daniel Joseph Holler. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Ket. Foto: Kerangka kerja trilateral yang ditandatangani di Washington oleh pejabat Israel, Lebanon, dan AS bertujuan untuk 'mencapai perdamaian dan keamanan abadi' antara kedua negara tetangga di Timur Tengah tersebut — Sumber: Barron's

Rubio menyebut perjanjian ini sebagai “awal dari permulaan” menuju proses perdamaian yang lebih panjang dan kompleks. Ia menegaskan bahwa masih banyak tantangan besar yang harus dihadapi sebelum konflik benar-benar mereda.

“Kami sama sekali tidak meremehkan kesulitan tugas yang ada di depan,” ujarnya, menandakan bahwa kesepakatan ini baru tahap awal dari upaya diplomatik yang lebih luas.

Sementara itu, perkembangan di lapangan masih menunjukkan situasi yang rapuh. Awal bulan ini, laporan Reuters menyebut Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon telah menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku 19 Juni, meski bentrokan dan serangan udara masih berlanjut sehari setelahnya.

Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel, Eyal Zamir, bahkan menggambarkan kondisi gencatan senjata tersebut sebagai “rapuh” dan mengingatkan militer untuk tetap siaga menghadapi kemungkinan eskalasi ulang.

Kesepakatan ini dipandang sebagai langkah awal diplomasi baru yang masih harus diuji oleh situasi keamanan yang kompleks di kawasan Timur Tengah.

  • Israel-Lebanon

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.