Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Minggu, 23 Agu 2026, 17:10 WIB

Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menilai perkembangan teknologi dan industri kreatif menuntut desainer memiliki kompetensi yang semakin luas. Selain kemampuan artistik, desainer perlu memahami kecerdasan artifisial (AI), bisnis, kepemimpinan, kekayaan intelektual, serta budaya.

Irene mengatakan penguatan kompetensi desainer dapat dimulai dari lingkungan kampus sebagai ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan, menguji gagasan, bereksperimen, dan berinovasi.

Ket. Foto: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar saat hadir dalam acara BINUS Internasional MODB 2026: First Wave – The Convergence of Design, di Jakarta, Sabtu (22/8). — Sumber: Antara

"Kampus harus jadi 'sandbox', ruang aman di mana mahasiswa boleh bertanya semua hal, membuat prototipe yang gagal, dan mencoba ide yang belum pernah ada tanpa takut dihakimi," ujar Irene dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (23/8).

Menurut dia, kemampuan tersebut penting agar talenta desain tidak hanya menghasilkan karya secara visual, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat dan industri.

Ia menambahkan, pengalaman bereksperimen, termasuk menghadapi kegagalan, merupakan bagian penting dalam membentuk talenta kreatif yang mampu beradaptasi dengan perubahan industri yang semakin cepat.

Karena itu, Irene menyebut terdapat sejumlah kompetensi yang perlu diperkuat oleh talenta kreatif masa depan, antara lain literasi AI (AI literacy), kepemimpinan dan pola pikir sistemik (leadership and systemic thinking), kesiapan kekayaan intelektual (intellectual property/IP readiness), kecerdasan budaya (cultural intelligence), serta kemampuan merancang dampak (designing impact).

"Desain dapat mengambil peran yang lebih luas, bukan sekadar menghasilkan karya visual, tetapi memahami persoalan, merumuskan solusi, menghubungkan berbagai perspektif, dan menciptakan dampak yang relevan bagi masyarakat maupun industri," katanya.

Irene juga mendorong desainer agar terbuka terhadap kolaborasi lintas disiplin. Menurut dia, kemampuan bekerja bersama berbagai bidang menjadi semakin penting seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan industri kreatif.

Penguatan kompetensi serta kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi salah satu konteks penyelenggaraan Program MODB (Master of Design BINUS) Tahun 2026 yang berlangsung pada 19-22 Agustus 2026.

Program tersebut menghadirkan tiga kegiatan utama, yakni MODB Thesis Exhibition, MODB Innovation Talks, dan MODB Design Dealing Room.

Head of Department Master of Design BINUS Graduate Program Dr. Ferric Limano mengatakan MODB dirancang sebagai ruang pertemuan antara gagasan dan inovasi desain dengan masyarakat serta industri.

Menurut Ferric, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan perspektif akademisi, praktisi, investor, pemerintah, serta pelaku industri dalam membahas perkembangan desain dan peluang inovasinya.

Sementara itu, rangkaian Innovation Talks menghadirkan perspektif dari praktisi, investor, dan pemerintah, termasuk CEO WIR Group Stephen Ng serta investor sekaligus Corporate Venture Builder Richie Wirjan.

Ferric mengatakan perkembangan desain membutuhkan dukungan teknologi yang beretika, pemahaman bisnis yang kuat, serta kolaborasi lintas disiplin agar mampu berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas.

Dengan demikian, pengembangan talenta desain tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan menghasilkan karya, tetapi juga perlu diarahkan pada kemampuan membaca perubahan, memahami kebutuhan masyarakat, memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta mengubah gagasan kreatif menjadi solusi yang memiliki nilai ekonomi dan sosial.

  • desainer Indonesia

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.