AS Konfirmasi Dua Orang Meninggal Akibat Wabah Siklosporiasis

Selasa, 04 Agu 2026, 09:35 WIB

MICHIGAN  — Dua orang meninggal dunia akibat wabah siklosporiasis di Michigan, demikian diumumkan pejabat kesehatan negara bagian, Senin (3/8), kematian pertama yang dikonfirmasi di AS terkait dengan parasit mikroskopis tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan dua kasus kematian pertama akibat wabah siklosporiasis (infeksi pada usus halus).

Ket. Foto: Foto yang diambil melalui mikroskop yang disediakan CDC ini menunjukkan ookista Cyclospora cayetanensis yang ditemukan dalam sampel tinja segar yang telah disiapkan dengan larutan formalin dan diwarnai dengan safranin. — Sumber: AP/CDC

"CDC telah mengetahui adanya dua kematian terkait siklosporiasis pada individu-individu dengan kondisi medis penyerta asal Michigan sebagai bagian dari wabah ini," demikian disampaikan CDC dalam sebuah pemberitahuan.

Lembaga tersebut akan memperbarui situs web miliknya agar mencakup jumlah kasus terkonfirmasi laboratorium, kasus rawat inap, dan kasus kematian.

Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan mengatakan, rekam medis menunjukkan bahwa kedua individu tersebut memiliki kondisi medis penyerta yang signifikan, yang kemungkinan diperparah oleh siklosporiasis dan dehidrasi.

Pejabat kesehatan negara bagian itu menyampaikan bahwa informasi mengenai kedua kasus tersebut tidak akan dirilis. Namun demikian, mereka menekankan bahwa siklosporiasis pada umumnya tidak mengancam jiwa dan kasus kematian yang terkait dengan penyakit tersebut jarang terjadi di AS.

Departemen kesehatan itu menyatakan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki wabah tersebut di seluruh wilayahnya.

"Sementara penyelidikan masih berlangsung, informasi yang tersedia menunjukkan bahwa selada atau sayuran hijau berpotensi menjadi sumber wabah ini. Kendati demikian, bahan makanan lain tidak dapat dikesampingkan sepenuhnya. Belum ada jenis produk pertanian, petani, maupun pemasok tertentu yang telah diidentifikasi sebagai sumbernya," imbuh departemen tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.