Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Tiongkok dan Korsel Bertemu di Peru, Serukan Kerja Sama Demi Perdamaian Kawasan

📅 Sabtu, 16 Nov 2024, 09:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Tiongkok dan Korsel Bertemu di Peru, Serukan Kerja Sama Demi Perdamaian Kawasan Doc: Xinhua/Yao Dawei
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di sela-sela KTT APEC ke-31 di Peru, 15 November 2024.

LIMA - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada hari Jumat (15/11) menyerukan kerja sama yang lebih besar dengan Beijing mengenai "perdamaian dan stabilitas regional", setelah bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, kantor berita Yonhap melaporkan.

Tiongkok adalah sekutu utama Korea Utara, yang secara teknis masih berperang dengan Seoul dan pemimpinnya Kim Jong Un telah terlibat dalam retorika yang meningkat tahun ini.

"Saya berharap kedua negara kita akan bekerja sama untuk meningkatkan stabilitas dan perdamaian di kawasan sebagai tanggapan atas provokasi berulang Korea Utara, perang di Ukraina, dan kerja sama militer antara Russia dan Korea Utara," lapor Yonhap mengutip pernyataan Yoon.

Kedua pemimpin bertemu di sela-sela pertemuan puncak Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) di Peru, yang mempertemukan 21 negara yang mewakili sekitar 60 persen produk domestik bruto dunia.

Pemerintahan Yoon telah berulang kali menyatakan keprihatinannya terkait semakin dalamnya kerja sama militer antara Pyongyang dan Moskow, termasuk pengerahan pasukan Korea Utara di Ukraina.

Berita yang disampaikan media pemerintah Tiongkok mengenai pertemuan tersebut tidak menyebutkan Korea Utara atau Russia.

Xi "menyerukan Tiongkok dan Korea Selatan untuk menggalakkan pengembangan kemitraan kerja sama strategis yang sehat dan mantap antara kedua negara", kantor berita pemerintah Tiongkok Xinhua melaporkan.

Beijing dan Seoul merupakan mitra dagang utama, meskipun Tiongkok merupakan pendukung diplomatik dan ekonomi utama Korea Utara, dan Korea Selatan bersekutu secara militer dengan Amerika Serikat. 

Tiongkok sebelumnya telah menyerukan "penyelesaian politik" untuk meredakan ketegangan di semenanjung Korea, dan menegaskan kembali posisi tersebut setelah Korea Utara menyatakan Seoul sebagai negara "musuh" awal tahun ini.

Hubungan Tiongkok dengan Korea Selatan bukan tanpa kendala. Bulan lalu, Beijing mengatakan telah menahan seorang warga negara Korea Selatan atas tuduhan mata-mata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

39 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.