Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Superstar Fitness Tutup, 600 Member Merasa Ditipu

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Superstar Fitness Tutup, 600 Member Merasa Ditipu Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Sejumlah korban menempelkan poster berisikan protes atas ditutupnya pusat kebugaran Superstar Fitness di salah satu cabang.

JAKARTA - Sekitar 600 anggota (member) Superstar Fitness menjadi korban atas dugaan penipuan pembayaran keanggotaan setelah secara tiba-tiba pusat kebugaran tersebut mengumumkan penghentian operasional di berbagai lokasi di Jabodetabek sejak awal November 2024 lalu.

Salah satu korban, CM (44) yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (14/11), mengaku telah membayar sebesar Rp31 juta untuk keanggotaan pusat kebugaran seumur hidup. Namun, sejak melakukan pembayaran puluhan juta itu, ia baru beberapa kali melakukan kegiatan olahraga di tempat tersebut.

"Saya top up Rp31 juta September kemarin untuk member diamond seumur hidup," katanya.

CM sebelumnya sudah menjadi anggota dan aktif melakukan aktivitas olahraga di pusat kebugaran tersebut selama satu tahun belakangan dengan biaya keanggotaan Rp5 juta.

Korban lainnya, DAP (32) juga mengaku telah menghabiskan Rp40 juta lebih untuk keanggotaan enam orang anggota keluarganya selama dua tahun.

"Tiga diantaranya bahkan sudah membayar biaya untuk pelatih (personal trainer)," ujarnya.

DAP menjelaskan dirinya telah membayar keanggotaan sejak pertengahan April 2024 di cabang Cibubur. Kala itu, fasilitas pusat kebugaran belum rampung.

Manajemen fitness menjanjikan pada Mei 2024 pusat kebugaran itu akan dibuka. Namun, nyatanya rencana tersebut molor dan pusat kebugaran baru buka pada pertengahan September 2024.

Ada pun per 5 November, pusat kebugaran itu secara bertahap mengumumkan tutup hingga waktu yang belum ditentukan. Operasional di sejumlah cabangnya di Tanjung Barat, Pramuka, Alam Sutera, Cibubur, Cibinong, Sentul dan Cakung juga ditutup satu per satu.

Manajemen fitness pun menyertakan kontak WhatsApp yang bisa dihubungi untuk permintaan refund atau pengembalian dana. Namun, para anggota mengaku sama sekali tidak mendapatkan tanggapan dari kontak tersebut.

Lewat pernyataan terpisah, perwakilan korban pusat kebugaran itu memperkirakan total kerugian keanggotaan Superstar Fitness yang telah teridentifikasi per Selasa (12/11) mencapai Rp4,6 miliar dari sekitar 600 lebih member yang melapor.

Kerugian masing-masing anggota berbeda-beda mulai dari Rp2 jutaan hingga Rp120 juta karena jumlah keanggotaannya yang bervariasi.

Salah satu perwakilan korban pun telah melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/6911/XI/2024/SPKT/Polda Metro Jaya pada Rabu (13/11) atas dugaan tindak pidana penipuan/perbuatan curang pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP.

Di sisi lain, PT Cipta Usaha Amerta Nusantara yang merupakan perusahaan induk Superstar Fitness telah mengajukan permohonan pernyataan pailit ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan nomor perkara 45/Pdt.Sus.Pailit/2024/PN Niaga Jkt.Pst pada 31 Oktober lalu dan rencananya sidang perdana digelar Kamis (14/11).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.