Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKSDA Catat Masih Ada 120 Ekor Gajah Sumatera Hidup di TNBT Jambi

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 17:21 WIB | Oleh:
BKSDA Catat Masih Ada 120 Ekor Gajah Sumatera Hidup di TNBT Jambi Doc: ANTARA/HO/BKSDA Jambi.
Ket. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang ada di Taman Nasional Bukit Tigapuluh Jambi.

JAMBI - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi mencatat sampai saat ini masih ada sebanyak 90-120 ekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranusyang hidup di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) Provinsi Jambi yang menjadi habitatnya.

"Sampai saat ini kami mencatat ada sekitar 120 ekor gajah yang hidup di habitat Taman Nasional Bukit Tigapuluh yang membentang dari Kabupaten Tebo sampai ke Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi," kata Humas BKSDA Provinsi Jambi Zuhratus Saleh di Jambi, Kamis.

Dia menjelaskan, di Provinsi Jambi saat ini untuk kantong habitat gajah itu ada di bentang alam taman nasional Bukit Tigapuluh, kemudian sekitaran Kabupaten Bungo sebagai penyangga, dan di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) sekitar Kabupaten Sarolangun dan Batanghari, atau di bentang alam Meranti Harapan.

Kemudian untuk jumlah gajah Sumatera di Jambi saat ini hanya ada pada beberapa habitat di Provinsi Jambi tersebut, pihak BKSDA belum melakukan penghitungan lagi secara intensif sehingga belum ada data pastinya.

"Yang sudah pasti jumlahnya jauh lebih sedikit dari yang ada di bentang alam bukit tiga puluh yang telah didata BKSDA," kata Zuhratus Saleh.

BKSDA setempat juga terus memantau perkembangan populasi gajah yang di Jambi, di mana populasinya sampai saat ini diperkirakan masih cukup stabil, karena ada kelahiran dan ada juga kematian yang terpantau tim di lapangan.

Stabilnya populasi gajah Sumatera di habitat TNBT juga disokong dengan adanya Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) Tebo, yang dibangun dengan tujuan untuk pemeliharaan satwa untuk mitigasi konflik antara gajah Sumatera dengan manusia.

Kemudian untuk pendidikan lingkungan masyarakat, penelitian dan pengembangan spesies, pengembangan ekonomi masyarakat sekitar, menunjang ekowisata gajah liar di habitat, dan pengelolaan pusat dan informasi gajah.

"PIKG Tebo secara administrasi berada di Desa Muara Sekalo Kecamatan Sumai Kabupaten Tebo, dan untuk bisa ke lokasi dari pusat ibu kota Provinsi Jambi dapat diakses melalui darat dengan jarak tempuh dari Kota Jambi ke Tebo lima jam, dan dari Tebo ke lokasinya selama satu jam lebih," kata Zuhratus Saleh. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.