Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perpustakaan Berkontribusi Bangun SDM yang Cakap

📅 Kamis, 07 Nov 2024, 15:20 WIB | Oleh:
Perpustakaan Berkontribusi Bangun SDM yang Cakap Doc: ANTARA/HO-Perpustakaan Nasional

JAKARTA - Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional Adin Bondar menyatakan perpustakaan berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang cakap saat menghadiri puncak acara Pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional 2024 di Bali.

“Pertumbuhan ekonomi didorong oleh adanya kecakapan sumber daya manusia yang disebut dengan human capital atau modal insani. Korelasi yang kuat antara kehadiran perpustakaan dalam membangun kecakapan literasi itu sangat berhubungan langsung,” katanya sebagaimana dipantau dari kanal Youtube Perpusnas di Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan Indonesia akan mengalami puncak bonus demografi pada tahun 2045, yakni suatu kondisi dimana populasi usia masyarakat produktif lebih besar, sehingga masyarakat yang memiliki kecakapan literasi sangat dibutuhkan untuk mencegah lonjakan pengangguran dan rendahnya produktivitas masyarakat.

“Orang yang literat adalah orang yang berpengetahuan, inovatif, kreatif, sehingga orang itu produktif dan akhirnya sejahtera,” ucap Adin.

Untuk itu, ia berkomitmen Perpusnas akan hadir memberikan dampak yang signifikan dalam  merekonstruksi sumber daya manusia yang berbasis pada perilaku kegemaran membaca dan kecakapan literasi.

“Perpustakaan itu adalah instrumen pendidikan untuk semua orang, education for all,” ujar dia.

Ia juga mengemukakan perpustakaan merupakan instrumen pendidikan bagi semua orang, karena keberadaannya mampu memberikan layanan pengetahuan dan informasi kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta berperan memberikan dampak signifikan merekonstruksi sumber daya manusia berbasis perilaku gemar membaca sehingga membantu terwujudnya masyarakat yang literat.

1730967233_fa5e521d89d2c5994fed.jpg

Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional, Adin Bondar (dua dari kanan) saat menghadiri puncak acara Pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional 2024 di Bali pada Kamis (7/11).

Adin memaparkan berdasarkan prediksi Forum Ekonomi Dunia (Word Economy Forum) pada 2016, masa disrupsi akan segera terjadi karena perkembangan teknologi dan komunikasi mengakibatkan banyak lahan pekerjaan diambil alih oleh otomatisasi dan mesin yang menyebabkan eksistensi manusia mulai tereduksi.

“Maka, di sinilah kecakapan interpersonal dan analisis menjadi penting. Manusia jangan hanya paham secara pengetahuan saja tetapi juga dianalisis, dievaluasi, bahkan mencipta gagasan baru,” tuturnya.

Hingga saat ini, Perpusnas terus mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan dengan membangun ruang-ruang baca sebagai ruang belajar serta melakukan pengembangan terhadap 10 ribu perpustakaan desa/kelurahan dan taman baca masyarakat melalui bantuan bahan bacaan bermutu.

Ekspansi layanan perpustakaan juga tidak luput dilakukan dengan menyasar armada perpustakaan keliling, pembangunan Pojok baca digital (Pocadi), dan titik-titik baca yang bisa diakses secara daring menggunakan kode batang berisi sumber-sumber bahan bacaan berbagai subjek, serta penguatan model Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.