Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Tren Penurunan Pertumbuhan Ekonomi

📅 Rabu, 06 Nov 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sayangnya, penciptaan nilai tambah sektor jasa itu kecil, sehingga kontribusi terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kecil.

Selain itu, keterkaitan ke depan dan belakang sektor jasa juga rendah sehingga multiplier effect-nya juga kecil dibanding industri manufaktur atau pengolahan. Kalau keterkaitannya kecil maka kontribusi terhadap pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja juga kecil.

Menurut dia, untuk mencapai pertumbuhan tinggi, mau tidak mau harus dibangun industri manufaktur yang kuat yang menciptakan nilai tambah yang besar, mempunyai keterkaitan ke belakang (backward linkage) terhadap industri penyedia input-nya dan keterkaitan ke depan (forward linkage) terhadap industri pengguna input-nya.

“Kalau kondisi ini diupayakan, niscaya multiplier effect-nya tinggi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi dan penyerapan banyak tenaga kerja,” kata Suhartoko.

Diminta terpisah, pengamat ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan industri pengolahan memang perlu mendapat perhatian jika pemerintah bermaksud mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Industri pengolahan punya peran yang cukup penting dalam perekonomian, dalam triwulan II tahun 2024 saja sudah menyumbang sekitar 18 persen dari PDB,” katanya.

Selain meningkatkan pembangunan ekonomi suatu negara, juga efektif menyerap tenaga kerja sehingga efektif mengatasi pengangguran guna mencapai pertumbuhan yang lebih merata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Manchester United Siap Pinj...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.