Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab harap guru penggerak menjamin mutu pendidikan di perbatasan

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 16:53 WIB | Oleh:
Pemkab harap guru penggerak menjamin mutu pendidikan di perbatasan Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Lokakarya guru penggerak 7 angkatan 10 di Bengkayang

Bengkayang - Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkayang berharap hadirnya guru penggerak dapat berkiprah mewujudkan standar nasional pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan di perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat.

"Guru penggerak memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, pengembangan pembelajaran, manajerial sekolah, serta pengembangan sekolah," kata Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bengkayang Manto dalam lokakarya Guru Penggerak angkatan 10 di Bengkayang, Jumat.

Dia mengatakan guru sebagai pelaku sekaligus penggerak pembangunan sumber daya manusia memiliki peran dan tanggung jawab yang besar, terutama dalam membentuk karakter generasi bangsa yang berbudi pekerti luhur sekaligus unggul dalam bidangnya.



Meskipun saat ini aktivitas pembelajaran dapat dilakukan melalui sarana teknologi yang memungkinkan terjadinya interaksi jarak jauh, kehadiran seorang guru tidak serta merta dapat digantikan oleh perangkat teknologi.

"Saya sangat mengharapkan bahwa guru penggerak semuanya dapat memahami dan mempraktikkan falsafah pendidikan Ki Hajar Dewantara dan tetap memberikan teladan. Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas diperlukan guru-guru yang siap mengabdi, menyadari panggilan sebagai abdi negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten BengkayangHeru Pujiono menyatakan guru penggerak yang telah dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat bukan sekadar meraih predikat, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin pembelajar dan harus mampu sebagai agen perubahan, utamanya dalam upaya melaksanakan program wajib belajar 13 tahun dan makan bergizi.

Dia menambahkan makan bergizi merupakan input bagi siswa agar memiliki asupan gizi yang memadai, sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dan prosesnya adalah pembelajaran yang menyenangkan.

"Ini berfokus kepada murid serta sebagai keluarannyaadalah hasil evaluasi sistem pendidikan melalui rapor pendidikan yang di dalamnya mencakup literasi dan numerasi," kata dia.



Literasi dan numerasi, lanjutnya, menjadi indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, dimana tahun 2014 kategori Bengkayang Tuntas Muda dan selanjutnya dapat menopang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berkenaan dengan harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah dengan kisaran angka 7,0 tahun dan 12,24 tahun.

"Guru penggerak sebagai ujung tombak pemimpin pembelajar harus mampu mengubahmindsetdalam proses pembelajaran reflektif, adaptif dan transformatif," katanya.

Guru Penggerak juga diharapkan sebagai garda depan dalam pembelajaran berkarakter dalam rangka mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dan terwujudnya Pendidikan Berkarakter Berkualitas dan Setara (Inklusi) di Bengkayang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.