Anggaran Swasembada Pangan Rp139,4 Triliun Jangan sampai Menguap Sia-sia
📅 Kamis, 31 Okt 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiSalah satu program penting yakni yang mendukung petani, baik pelatihan, akses ke teknologi, maupun pasar. "Dengan memberdayakan petani, kita dapat meningkatkan produksi domestik dan mengurangi kebergantungan pada impor," kata Muliarta.
Tak hanya memacu produktivitas, tetapi juga perlu untuk mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Penggunaan metode pertanian yang ramah lingkungan dan menjaga ekosistem harus menjadi bagian dari program-program ketahanan pangan.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, mengatakan anggaran untuk program swasembada pangan tahun 2025 sebesar 139,4 triliun rupiah yang dibagi kepada beberapa kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Gizi Nasional, dan BUMN Pangan.
Adapun penyebaran anggaran tersebut antara lain digunakan untuk penyediaan pupuk sebesar 44 triliun rupiah yang diserahkan kepada BUMN Pangan, dana desa untuk ketahanan pangan sebesar 16,25 triliun rupiah, cetak sawah 15 triliun rupiah, Badan Gizi Nasional 71 triliun rupiah. "Kita akan koordinasi, nanti outputnya apa, apa yang akan dikerjakan, harus betul-betul bisa terintegrasi, terarah, sehingga target yang kita ingin capai, swasembada pangan, itu betul-betul bisa kita realisasikan," kata Zulkifli.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!