Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Harga Beras, Cagub DKI Pramono akan Lanjutkan Program Pertanian Kontrak Anies

📅 Sabtu, 26 Okt 2024, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tekan Harga Beras, Cagub DKI Pramono akan Lanjutkan Program Pertanian Kontrak Anies Doc: ANTARA/HO-Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno
Ket. Calon gubernur DKI nomor urut tiga, Pramono Anung melakukan kampanye di Cengkareng Timur, Jakarta, Jumat (25/10/2024).

JAKARTA - Calon gubernur pada Pilkada Jakarta 2024 nomor urut tiga (3), Pramono Anung berjanji ingin melanjutkan program pertanian kontrak (contract farming) yang diusung Anies Baswedan, untuk menekan harga beras di daerah itu.


"Soal perberasan di luar Jakarta akan saya lanjutkan, dulu belum tereksekusi dengan baik karena gagasan ada di ujung," kata Pramono saat berkampanye di Cengkareng Timur Jakarta, Jumat.

Pramono mengatakan program itu digagas oleh mantan gubernur DKI Anies Baswedan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga Jakarta.


Pada masa kepemimpinan Anies, program itu dilaksanakan sebagai bentuk kerja sama antara pemerintah Jakarta dengan sejumlah kelompok tani di daerah luar Jakarta.


Targetnya untuk pemenuhan kebutuhan pangan di Jakarta dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah dengan pembelian harga wajar.

Pramono cukup yakin jika program ini dijalankan di era kepemimpinan dia, maka hasil yang didapat bisa lebih optimal.

Maka dari itu, menurut dia, program ini perlu dilanjutkan mengingat tingginya harga beras yang ada di Jakarta beberapa waktu ke belakang.


"Saya pelajari, kalau ini bisa, saya yakin bisa menurunkan harga terutama beras di Jakarta," ujarnya.


Janji kampanye Anies soal pertanian kontrak sebelumnya sudah diterapkan di Jakarta saat menjabat Gubernur DKI Jakarta guna menjamin hasil panen petani.


Konsep inimenjadi solusi karena menjamin pembelian hasil panen kepada para petani. Hal ini supaya harga produk hasil pertanian tetap stabil di pasaran.

Anies saat itu menilai konsep ini sukses diterapkan saat dirinya memimpin Jakarta pada 2017-2022 karena berbagai kelompok tani mau bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menjamin keamanan pasokan serta stabilitas harga di DKI Jakarta.

KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.