Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Semoga Tidak Terjadi Lonjakan Penularan, 9 Ekor Sapi di Bengkulu Terinfeksi Penyakit Ngorok

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 18:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada Semoga Tidak Terjadi Lonjakan Penularan, 9 Ekor Sapi di Bengkulu Terinfeksi Penyakit Ngorok Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Hewan ternak jenis sapi di Kota Bengkulu saat diberikan vaksin.

Kota Bengkulu - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mencatat bahwa sejak Januari hingga saat ini sebanyak sembilan ekor sapi di wilayah tersebut telah terinfeksi virus wabahsepticaemia epizooticaatau penyakit ngorok.

"Saat ini ada sembilan ekor sapi yang terinfeksi virussepticaemia epizooticaatau dikenal dengan penyakit ngorok," kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu Henny Kusuma Dewi di Kota Bengkulu, Jumat.

Ia menyebutkan bahwa sembilan ekor sapi tersebut berasal dari luar daerah dan masuk ke Kota Bengkulu dengan telah terinfeksi penyakit ngorok.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dan pengobatan agar penyakit ngorok tersebut tidak menyebar ke hewan ternak milik warga lainnya di Kota Bengkulu.

Upaya yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu yaitu memberikan pengobatan terhadap hewan yang terinfeksi penyakit ngorok, sebab jangka waktu penyembuhan sapi yang terjangkit penyakit ngorok yakni dua pekan dan saat ini kondisi hewan terinfeksi telah mulai berangsur membaik.

Kemudian, lanjut Henny, pihaknya terus memberikan sosialisasi kepada para peternak ri wilayah tersebut agar berhati-hati dan teliti saat membeli sapi di luar daerah.

"Kepada peternak sapi agar lebih teliti dalam membeli sapi dari luar daerah dan tidak tergiur dengan harga sapi yang murah," ujar dia.

Sementara itu, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pendataan terhadap seluruh hewan yang ada di Kota Bengkulu untuk diberikan vaksin rabies.

Hal tersebut guna mengantisipasi tingginya kasus hewan rabies dan Pemkot Bengkulu juga telah menganggarkan 750 vaksin rabies tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Bengkulu 2024.

Untuk itu, dirinya mengimbau seluruh masyarakat agar membawa hewan peliharaannya ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu untuk dapat dilakukan vaksinasi rabies.

"Hewan peliharaan itu harus divaksin untuk mencegah rabies. Suntik vaksin rabies itu tidak hanya sekali, tetapi per delapan bulan atau setidaknya satu tahun sekali," katanya.

Hal tersebut dilakukan agar hewan peliharaan tidak tertular penyakit yang berbahaya seperti rabies, sebab virus tersebut menyerang semua hewan yang berdarah panas dan manusia.

Selain itu, penyakit rabies merupakan penyakitzoonosayang sangat berbahaya, karena apabila gejala klinis penyakit rabies timbul, dapat menyebabkan kematian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.