Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melegakan Kabar Ini, BPBD Sukabumi Pastikan Tidak Ada Kerusakan Pascagempa Magnitudo 5,0

📅 Rabu, 23 Okt 2024, 21:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melegakan Kabar Ini, BPBD Sukabumi Pastikan Tidak Ada Kerusakan Pascagempa Magnitudo 5,0 Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Pusat gempa bumi M5.0 (update M4.7) yang terjadi pada Selasa (22/10/2024) berada di koordinat 7,84 derajat Lintang Selatan, 108,31 derajat Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 25 km barat daya Kabupaten Pangandaran di kedalaman 69 km.

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada kerusakan bangunan, baik rumah maupun fasilitas lainnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pascagempa bumi Magnitudo 5,0 yang berpusat di Kabupaten Pangandaran pada Selasa (22/10).

"Dari hasil asesmen yang dilakukan oleh petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) yang tersebar di 47 kecamatan, seluruhnya memastikan gempa tidak berdampak kepada kerusakan," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Rabu.

Menurut Medi, gempa yang terjadi pada Selasa pukul 19.43 WIB tersebut dirasakan oleh sebagian masyarakat baik yang tinggal di wilayah selatan maupun utara Kabupaten Sukabumi. Getaran gempa yang cukup kencang menyebabkan banyak warga yang keluar rumah atau bangunan lainnya seperti perkantoran, ruko, minimarket dan lainnya.

Beberapa menit setelah gempa, BPBD langsung mengerahkan seluruh personel P2BK untuk melakukan pendataan terkait dampak gempa tersebut antisipasi terdapat bangunan yang rusak ataupun jatuhnya korban jiwa maupun luka.

Namun setelah dilakukan pendataan selama 24 jam, seluruh personel P2BK yang berada di masing-masing kecamatan yang merupakan wilayah tugasnya memastikan gempa tidak berdampak apapun, seperti tidak ada rumah, kantor pemerintahan, fasilitas umum/sosial yang rusak maupun korban.

"Warga untuk tetap waspada, karena gempa bisa terjadi kapan saja dan tidak dapat diprediksi apalagi seperti diketahui Kabupaten Sukabumi merupakan daerah rawan gempa karena terdapat beberapa patahan atau sesar bumi salah satunya yang paling aktif adalah Sesar Cimandiri," tambahnya.

Di sisi lain, Medi mengimbau kepada warga untuk tidak mudah percaya terhadap informasi terkait gempa yang belum jelas kebenarannya sehingga membuat resah.

Jika ingin mengetahui informasi tentang gempa bisa membuka situs web resmi BMKG atau menghubungi petugas dari BPBD maupun lembaga yang berkompeten lainnya.

Sesuai data BMKG gempa M5.0 (update M4,7) tersebut berada di koordinat 7,84 derajat Lintang Selatan, 108,31 derajat Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 25 km barat daya Kabupaten Pangandaran di kedalaman 69 km tidak berpotensi tsunami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.