Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Mukomuko Tetapkan Status Tanggap Darurat Longsor

📅 Senin, 21 Okt 2024, 17:04 WIB | Oleh:
Pemkab Mukomuko Tetapkan Status Tanggap Darurat Longsor Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Kondisi tebing yang longsor sepanjang Sungai Manjuto di Desa Pondok Panjang, Kabupaten Mukomuko, Senin (21/10).

MUKOMUKO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah menetapkan tanggap darurat longsor sebagai upaya untuk menangani tebing yang longsor di Desa Pondok Panjang, Kecamatan V Koto sekaligus mencegah rumah warga kembali ambles dan masuk ke dalam Sungai Manjuto."Pemda sudah menetapkan tanggap darurat longsor selama 14 hari yang sudah dimulai sejak tanggal 17 hingga 30 Oktober 2024," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi di Mukomuko, Senin.Tim Reaksi Cepat (TRC) Pemerintah Kabupaten Mukomuko sebelumnya meninjau lokasi tebing longsor sepanjang Sungai Manjuto di Desa Pondok Panjang, Kecamatan V Koto dan menyebabkan satu rumah ambles masuk ke dalam sungai.TRC yang terdiri atas BPBD Mukomuko, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Dinas Perkim meninjau serta menilai di lapangan sesuai kewenangan organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.Setelah ada penetapan tanggap darurat longsor dari pemerintah daerah, katanya, selanjutnya instansi teknis yang melakukan penanganan tebing yang longsor di sungai itu selama 14 hari."Kami ini memfasilitasi, analisa kajian sudahada, dan pihak teknis yang menilai lalu hasil kajian teknis kami naikkan ke Pjs Bupati," ujarnya.Di luar itu, katanya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VII yang menanganinya.Ia menambahkan, bahwa instansinya hanya sebatas itu dan pemerintah daerah sudah memberikan waktu 14 hari setelah itu diserahkan kepada mereka bekerja.Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Mukomuko Ahmad Hidayat Syah mengatakan, satu rumah yang amblas masuk ke dalam sungai tersebut milik Dadang (35), sebelum rumah tersebut amblas, warga ini sudah terlebih dahulu mengungsi ke rumah keluarganya.Ia menambahkan, sekarang ini masih ada 14 rumah lagi di lokasi tersebut yang terancam masuk sungai karena jarak rumah ini dengan tebing yang longsor sekitar satu meter lagi."Rumah tersebut masih dihuni oleh pemiliknya, tetapi kami mengimbau mereka tetap waspada apalagi saat ini intensitas hujan yang tinggi dan membuat tebing mudah longsor," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.