Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ICT Institute Nilai Perubahan Nomenklatur Kemenkominfo Diperlukan

📅 Senin, 21 Okt 2024, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
ICT Institute Nilai Perubahan Nomenklatur Kemenkominfo Diperlukan Doc: antara
Ket. Logo Kemenkominfo.

JAKARTA - Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute Heru Sutadi menilai perubahan nomenklatur Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital memang diperlukan.

"Tentu perubahan nomenklatur diperlukan, karena 'informatika' saat ini sudah kurang relevan, karena ketika informatika digunakan lebih dari 20 tahun lalu, teknologi yang berkembang adalah teknik komputer yang identik dengan teknik informatika," kata Heru saat dihubungi pada Senin (21/10).

"Jadi kita mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada Pak Prabowo yang telah mengganti nomenklatur Kementerian Kominfo menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital," katanya.

Herumengungkapkan bahwa dia pernah mengajukan gagasan perubahan nomenklatur Kemenkominfokarena menilai istilah "informatika" sudah kurang relevan dalam konteks perkembangan teknologi masa kini.

Dia mengemukakan, saat initeknologi yang banyak diperbincangkan adalah teknologi berbasis digital seperti kecerdasan buatan (ArtificialIntelligence/AI),big data, dan Internet of Things (IoT). Penggunaan nomenklatur kementerian yang baru dinilai lebih sesuai dengan kondisi terkini.

Heru menekankan pula pentingnya pemilihan wakil menteri dengan kompetensi di bidang digital, yang punya cukuppengetahuan, kemampuan, dan pengalaman dalam hal seperti keamanan siber, pelindungan data pribadi, pembangunan infrastruktur digital, inovasi layanan digital, serta penerapan sistem pemerintahan digital.

Politikus Partai Golkar MeutyaViada Hafid dipilih menjadi menteri komunikasi dan digital dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029, pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Meutya menggantikan Budi ArieSetiadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika dan kini menempati jabatan menteri koperasi.

Jabatan wakil menteri komunikasi dan digital akan diisi oleh Angga Raka Prabowo dan Nezar Patria.Keduanya menjabat sebagai wakil menteri komunikasi dan informatika dalam Kabinet Indonesia Maju pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.