Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Konsolidasi dengan Parpol Koalisi

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Konsolidasi dengan Parpol Koalisi Doc: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ket. Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) melambaikan tangan usai melakukan pertemuan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (17/10). Dalam pertemuan tersebut mereka bersilaturahim dan berkonsolidasi untuk membangun bangsa.

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Plh. Presiden PKS Ahmad Heryawan yang juga populer dengan sapaan Aher mengungkapkan pertemuan beberapa ketum partai politik (parpol) dengan presiden terpilih Prabowo Subianto sebatas silaturahim.

Ditemui selepas pertemuan di depan gerbang Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (17/10), AHY menyebut beberapa ketum parpol pengusung Prabowo pada Kamis siang bersilaturahim dan berbagi pikiran mengenai hari-hari ke depan menjelang pelantikan presiden-wakil presiden pada 20 Oktober 2024.

Dalam pertemuan itu, AHY menyebut dirinya dan para ketua umum parpol yang menemui Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada presiden terpilih itu, karena hari ini Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu merayakan hari lahir ke-73 tahun.

"Kita tahu bahwa harapan beliau, Pak Prabowo, setelah pelantikan presiden, kemudian pemerintahan baru terbentuk, kabinet baru terbentuk, bisa segera bekerja. Tidak lama-lama," kata AHY.

Oleh karena itu, AHY melanjutkan butuh kerja sama sekaligus koordinasi antarsesama partai politik pengusung dan anggota koalisi ke depannya. "Harapannya ini bisa lebih baik ke depan," kata AHY.

Di lokasi yang sama, Aher, yang juga ditemui selepas pertemuannya dengan Prabowo, menyebut kedatangannya ke Kantor Kemenhan hari ini untuk silaturahim.

"Silaturahim biasa ya. Tidak ada bahasan khusus. Ketua umum-ketua umum partai koalisi semua kumpul, membangun konsolidasi ke depan berjalan bersama-sama. Pokoknya ke depan bersama-sama membangun bangsa," kata Plh. Presiden PKS.

Bahas Negara

Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut pertemuannya dengan beberapa ketum parpol dengan Prabowo diisi salah satunya dengan diskusi membahas situasi pascapelantikan. "Kami dari ketua umum partai koalisi diskusi dengan Pak Prabowo membahas perkembangan ke depan pascapelantikan," kata Bahlil selepas bertemu dengan calon presiden terpilih itu.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga membantah pertemuan itu membahas wacana bergabungnya PDI Perjuangan dalam barisan partai pendukung pemerintahan ke depan. "Tidak ada pembahasan itu. Kami bahas negara, bukan bahas partai," ucapnya.

Terpisah, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia Igor Dirgantara mengatakan pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto akan memperkuat pemerintahan ke depan.

"Pemerintahan Prabowo tentu akan menguat karena Megawati dan Prabowo melihat bahwa sistem pemerintahan di Indonesia tidak mengenal oposisi," kata Igor.

Menurut Igor, pemerintahan akan semakin menguat karena PDI Perjuangan dan Gerindra saling melengkapi kekuatan politik.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan pertemuan antara Megawati dan Prabowo akan terjadi dalam waktu dekat. "Insyaallah secepatnya ya, insyaallah," kata Puan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.