Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Limbah Bisa Timbulkan Banyak Masalah

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 02:55 WIB | Oleh:
Limbah Bisa Timbulkan Banyak Masalah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan sistem pengelolaan air limbah domestik di Kantor Kecamatan Larangan, Kamis, (17/10).

TANGERANG - Air limbah domestik harus ditangani agar tidak menimbulkan banyak masalah. "Kalau limbah tidak ditangani tentu bisa menimbulkan berbagai masalah serius," tandas Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, Kamis (17/10).

Dia mengatakan ini saat menjalankan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kantor Kecamatan Larangan.

"Kita bisa bayangkan, dengan 500.000 lebih keluarga Kota Tangerang, tentu volume limbah domestiknya sangat besar. Jika tidak dikelola, akan berpotensi menjadi problem besar," tutur Nurdin. Limbah dapat mencemari air tanah dan bisa menimbulkan penyakit di tengah masyarakat.

Maka, Pemkot Tangerang perlu melakukan sosialisasi perda tersebut agar masyarakat tahu, sehingga bisa bersama-sama menjaga kesehatan lingkungan, terutama air tanah. Dalam hal ini, masyarakat bertindak sebagai penerima layanan dan pelaku utama yang berkontribusi terciptanya peningkatan cakupan layanan air limbah domestik. "Untuk itu, sosialisasi ini sangat penting," katanya.

Salah satu upaya Pemkot mengatasi air limbah domestik dengan membangun jamban keluarga. Kemudian, yang terbaru melalui inovasi berupa aplikasi Sistem Informasi Sedot Tinja (Sisenja).

Untuk jamban keluarga, sejak tahun 2015 telah dibangun 6.227 unit. Lalu tahun ini diselesaikan pembangunan 150 unit. Direncanakan bertambah lagi 176 unit.

Untuk aplikasi Sisenja, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan pelayanan sedot tinja rumah masing-masing. Tata kelolanya mudah dan cepat, agar layanan tersebut bisa masuk jauh ke gang-gang.

Nurdin mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi dalam mengelola limbah domestic. Manfaatkan fasilitas-fasilitas pemkot tersebut. "Manfaatkan fasilitas-fasilitas tersebut agar dapat dilakukan penyedotan di lingkungan masing-masing secara berkala," harap Nurdin. Dengan demikian, penjadwalan dan notifikasi kepada warga akan lebih mudah.

Sampah

Selain itu, Kota Tangerang juga mengurus masalah sampah, selainn limbah domestik. Dinas LH Pemkot membuka kembali tiga pintu masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Sebelumnya, pintu tertutup gunungan sampah.

Kepala Dinas LH Kota Tangerang, Wawan Fauzi menuturkan, akses masuk pintu tersebut selama ini tertimbun gunungan sampah. Namun, dengan dukungan PT Oligo, tumpukan sampah berhasil diurai, sehingga jalur bisa kembali terbuka.

"Jalur-jalur yang selama ini memang sudah ada, akhirnya bisa kembali diaktifkan," jelas Wawan. Ini utamanya yang menghubungkan Pintu 1, 2 dan 3. Dinas juga menata titik buang dalam area TPA Rawa Kucing. Dengan dibukanya kembali tiga akses pintu masuk, lanjut Wawan, truk sampah tak perlu lagi antre sepanjang Jalan Iskandar Muda. Mereka bisa antre di dalam area TPA.

Jadi, dampak pembukaan pintu sangat penting karena jalan tak terganggu antrean truk-truk. "Truk-truk sampah yang kemarin harus antre di luar TPA Rawa Kucing, sekarang sudah bisa antre di dalam TPA Rawa Kucing," tandas Wawan.

DLH kini sedang menata gunungan sampah di pintu 3 agar lalu lintas kendaraan lebih lancar. Kondisi saat ini pun akan terus dipantau dan dievaluasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Menteri Imipas: 173 Ribu Na...

AirNav Kerahkan Relawan BUMN Mengabdi di Boyolali

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
AirNav Kerahkan Relawan BUM...
Daerah
Tim SAR Temukan Dua Anak Te...
Ekonomi
Di Momentum HUT RI, PTPN I ...
Daerah
AirNav Pastikan Layanan Nav...
Megapolitan
Malam Ini Jakarta Gelar Pes...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Malam Ini Jakarta Gelar Pesta Rakyat HUT RI ke-81

Malam Ini Jakarta Gelar Pesta Rakyat HUT RI ke-81

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.