Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kaltara Tindak Lanjuti Arahan Mendagri Mulai Simulasi Program Makan Bergizi Gratis

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 18:41 WIB | Oleh:
Kaltara Tindak Lanjuti Arahan Mendagri Mulai Simulasi Program Makan Bergizi Gratis Doc: Dok. Kemendagri

Malinau - Penjabat Sementara (Pjs.) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Togap Simangunsong memastikan telah menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis di Kaltara. Ia mengungkapkan, setidaknya lima kabupaten/kota di provinsi ke-34 itu akan melakukan simulasi program Makan Bergizi Gratis.

"Tentu saja, ini kita menindaklanjuti sejumlah arahan dari Bapak Mendagri seperti, seperti kesiapan Pilkada Serentak dan melakukan simulasi program Makan Bergizi Gratis di lima kabupaten/kota di Kaltara," terang Togap di Kabupaten Malinau, Kaltara, Rabu (16/10/2024).

Salah satu tempat yang menjadi uji coba pertama kali program ini yaitu SDN 002 Kabupaten Malinau. Kegiatan ini dihadiri oleh 653 siswa dan guru, menandai pelaksanaan program pertama di Indonesia sebagai bagian dari 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk memberikan kualitas gizi yang sesuai dengan standar, mirip dengan konsep empat sehat lima sempurna. Dia berharap, Provinsi Kaltara dapat menjadi daerah pertama yang menjalankan program tersebut. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kualitas gizi dan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, program ini menjadi simbol komitmen pemerintah untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

"Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi yang baik. Program ini adalah langkah konkret untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia) kita. Dengan makanan bergizi, kami berharap anak-anak dapat tumbuh sehat dan cerdas," kata Togap.

Rencananya, lanjut Togap, makanan bergizi akan disediakan dengan harga sekitar Rp15.000. Namun, dia menegaskan bahwa harga tersebut akan dievaluasi kembali agar sesuai dengan kondisi lokal dan kebutuhan masyarakat.

"Kita harus beradaptasi dengan kebutuhan anak-anak dan memastikan bahwa mereka mendapatkan akses terhadap makanan yang bergizi," katanya.

Togap menjelaskan, program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan anak-anak di tingkat prasekolah hingga SMA dan SMK. Makan Bergizi Gratis, kata Togap, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak-anak, sehingga mereka bisa menjadi generasi yang lebih berkualitas.

Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di desa dan kelurahan. Ini mengingat program tersebut dapat melibatkan sektor pertanian seperti sayuran dan buah-buahan, serta peternakan, termasuk ayam pedaging, telur, dan susu. Karenanya, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

"Pengembangan desa dan kelurahan juga akan meliputi peningkatan peran koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," tandasnya.

(IKN)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

46 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.