Texas Gugat TikTok Atas Dugaan Pelanggaran Privasi Anak-anak
📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 06:30 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi"Saya akan terus meminta pertanggungjawaban TikTok dan perusahaan-perusahaan teknologi besar lainnya yang telah mengeksploitasi anak-anak Texas dan gagal memprioritaskan keamanan dan privasi online anak di bawah umur," ujar Jaksa Agung Ken Paxton.
"Hukum Texas mewajibkan perusahaan media sosial untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi anak-anak secara online dan mengharuskan mereka untuk menyediakan alat bagi orang tua untuk melakukan hal yang sama. TikTok dan perusahaan media sosial lainnya tidak dapat mengabaikan kewajiban mereka di bawah hukum Texas," tambahnya.
Gugatan Paxton diajukan setelah adanya gugatan hukum terpisah terhadap UU SCOPE. Pada bulan Agustus, hanya beberapa hari sebelum undang-undang tersebut diberlakukan, Hakim Distrik AS Robert Pitman mengeluarkan pemblokiran parsial pada menit-menit terakhir, yang mencegah pemberlakuan persyaratan "pemantauan dan penyaringan" SCOPE yang terkait dengan penyaringan konten berbahaya dari feed anak di bawah umur.
Hakim mengutip kekhawatiran atas potensi pelanggaran hak kebebasan berbicara secara online, terutama mengingat bahasa yang luas yang digunakan dalam mendefinisikan konten berbahaya, termasuk istilah-istilah seperti "mempromosikan," "mengagungkan," dan "perawatan." Meskipun demikian, aspek-aspek lain dari Undang-Undang SCOPE, seperti yang berkaitan dengan berbagi data dan alat kontrol orang tua, tetap berlaku.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!