Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Harus Waspada, Kepala BNPB Ingatkan Segala Jenis Bencana Alam di Dunia Ada di Indonesia

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Harus Waspada, Kepala BNPB Ingatkan Segala Jenis Bencana Alam di Dunia Ada di Indonesia Doc: ANTARA/Rahmat Fajri
Ket. Kepala BNPB Suharyanto saat memberikan keterangan kepada media usai menutup kegiatan peringatan Bulan PRB di Balai Meuseuraya Aceh, di Banda Aceh, Kamis (10/10/2024).

Banda Aceh - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)Suharyanto menyatakan bahwa segala jenis bencana yang terjadi di dunia juga terjadi di Indonesia.

"Segala jenis bencana di dunia itu ada di Indonesia," katanya di Banda Aceh, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan Suharyanto dalam pidatonya pada penutupan rangkaian kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh.

Dia mengatakan, Indonesia menduduki peringkat 35 negara dengan jumlah kejadian bencana tertinggi di dunia. Tetapi, jika dilihat dari semua jenis bencana yang terjadi di Indonesia, mungkin masuk dalam lima besar.

Ia menuturkan, karena banyaknya jenis bencana alam yang terjadi, maka Indonesia juga menjadi salah satu rujukan dalam hal penanggulangan bencana dunia.

Memang, lanjut dia, negara yang kerap menjadi rujukan penanggulangan bencana yang diketahui adalah Jepang. Tetapi, negara tersebut hanya terdepan pada bencana gempa bumi dan tsunami.

Kalau untuk gunung meletus, bahkan hampir tidak pernah terdengar lagi setelah gunung Fuji pada 1708. Kemudian, banjir tidak pernah dialami, serta kebakaran hutan dan lahan juga hampir tidak terjadi.

"Tetapi di Indonesia, bencana hidrometeorologi basah, kering, vulkanologi gunung meletus, gempa bumi, tsunami, siklon, angin topan juga ada," ujarnya.

Dia menambahkan, bukti Indonesia mengalami ragam jenis bencana alam tersebut dapat dilihat dari angka peristiwa yang terjadi setiap tahunnya yang sampai ribuan kali. Bahkan, pada 2023 lalu mencapai 5.400 kejadian bencanadi Indonesia.

"Ini terbukti setiap tahun jumlah bencana fluktuatif (dalam tiga tahun terakhir), yang terbesar memang 2021 dan 2023. Antara lain 2021 sebanyak 4.042 kali, 2022 turun menjadi 3.544 kali. Lalu, kembali meningkat pada 2023 mencapai 5.400 kali bencana," ujarSuharyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.