Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Harus Waspada, Erupsi Gunung Ibu Terjadi Belasan Kali Pada Selasa Dini Hari

📅 Selasa, 01 Okt 2024, 06:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Harus Waspada, Erupsi Gunung Ibu Terjadi Belasan Kali Pada Selasa Dini Hari Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Visual erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang tercatat terjadi, Selasa (1/10/2024) pukul 06:11 WIT.

Jakarta - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tercatat mengalami erupsi hingga 16 kali sejak Senin malam hingga Selasa dini hari, demikian dilaporkanPusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Menurut petugas pos pengamatan Gunung Ibu M. Richard Chaniago, dalam laporan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta,Selasa, erupsi terjadi empat kali pada Senin malam dari pukul 19:35 WIT hingga 23:40 WIT.

Erupsi terbesar yang tercatat pada Senin malam hingga Selasa pagi terjadi secara berurutan pada pukul 21:17 WIT dan 22:51 WIT. Adapuntinggi kolom kedua erupsi teramati mencapai 1,5 kilometer di atas puncak gunung.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 130 detik," kata Richard terkait dengan erupsi yang terjadi pada Senin pukul 22:51 WIT.

Memasuki Selasa dini hari hingga pagi, pos pengamatan Gunung Ibu mencatat erupsi terus terjadi hingga 12 kali dari pukul 01:11 WIT hingga 06:11 WIT.

Selanjutnya, menurut laporan petugas pos pengamatan Axl Roeroe, durasi 12 kali erupsi pada Selasa dini hari bervariasi antara 32 hingga 99 detik, dengan ketinggian kolom abu antara kurang lebih 300 hingga 800 meter di atas puncak gunung.

Berdasarkan aktivitas vulkanik terkini Gunung Ibu, status gunung berketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut masih berada pada level III atau Siaga.

Mengingat erupsi yang terus terjadi, masyarakat di sekitar gunung beserta wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dari pusat erupsi. Imbauan tersebut juga berlaku sektoral 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif gunung berapi itu.

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung, masker, dan kacamata," kata Axl Roeroe.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.