Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Junta Bombardir Kota yang Dikuasai Oposisi

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Junta Bombardir Kota yang Dikuasai Oposisi Doc: AFP
Ket. Serangan Udara | Sejumlah warga membersihkan puing-puing bangunan di Kota Lashio,Shan utara, Myanmar, yang hancur akibat serangan udara jet tempur junta pada Selasa (24/9). Pada Jumat (27/9) junta kembali melakukan serangan udara ke Lashio yang menewaskan 5 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

YANGON - Junta yang berkuasa di Myanmar pada Jumat (27/9) melancarkan serangan udara baru terhadap kota yang dikuasai oposisi, beberapa jam setelah mereka mengeluarkan undangan yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada musuh-musuhnya untuk berunding mengenai perang saudara di negara itu.

Seruan mengejutkan yang dilayangkan Kamis (26/9) kata para analis untuk mendiskusikan kemungkinan upaya bagi menyenangkan sekutu utamanya, Tiongkok, dan mendorong pelaksanaan pemilu baru, namun dua kelompok bersenjata terkemuka dengan cepat menepis tawaran itu.

Tawaran itu datang saat junta militer sedang terhuyung-huyung akibat kekalahan di medan perang melawan kelompok etnis minoritas bersenjata dan Pasukan Pertahanan Rakyat pro-demokrasi yang bangkit untuk menentang perebutan kekuasaan oleh militer pada tahun 2021.

Saat ini kelompok bersenjata tersebut telah merebut beberapa titik posko penyeberangan perbatasan yang menguntungkan dan bulan lalu merebut Lashio, sebuah kota berpenduduk 150.000 jiwa.

Beberapa jam setelah tawaran itu, jet tempur junta militer mengebom Lashio di Negara Bagian Shan utara, yang sekarang dikuasai oleh pejuang dari Tentara Aliansi Demokrasi Nasional Myanmar (MNDAA).

"Saya mendengar dua ledakan," kata seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan, kepada AFP. "Saya mendengar lima orang terbunuh dan banyak orang terluka," imbuh dia.

"Tawaran perundingan junta itu merupakan pertama kalinya rezim menyatakan kesediaan untuk berdialog dengan pasukan perlawanan pascakudeta," kata Richard Horsey dari International Crisis Group. "Itikad tawaran itu akan memungkinkan mereka untuk menampilkan diri mereka sendiri, misalnya kepada Tiongkok yang tengah mendorong kesepakatan sebagai pihak yang menginginkan perdamaian, bahkan saat mereka terus melancarkan serangan udara tanpa pandang bulu," ucap Horsey.

Tanggapan

Terkait tawaran perundingan dari junta, AFP telah menghubungi Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA) dan Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA), kelompok etnis bersenjata yang menguasai wilayah di utara, untuk dimintai komentar. Sedangkan MNDAA tidak dapat dihubungi.

Kelompok etnis bersenjata Karen National Union (KNU), yang telah berjuang selama beberapa dekade untuk otonomi di sepanjang perbatasan Thailand, mengatakan perundingan hanya mungkin dilakukan jika militer menyetujui tujuan politik bersama.

"Hal tersebut termasuk militer menjauhi politik, menerima konstitusi federal yang baru, dan bertanggung jawab atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," kata juru bicara KNU, Padoh Saw Taw Nee.

"Jika mereka tidak setuju, maka tidak akan terjadi apa-apa, dan kami akan terus menekan mereka secara politik dan militer," kata dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...

Galungan Berpotensi Meningkatkan Inflasi

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Galungan Berpotensi Meningk...

Hindari Konflik Sosial Malaku Terus Memperkuat Toleransi

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hindari Konflik Sosial Mala...

Uji Coba, Irak Sukses Meredam Timnas Spanyol 1-1

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Irak Sukses Mered...

Uji Coba, Yunani Mampu Tahan Imbang 2-2 Swedia

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Yunani Mampu Taha...
Olahraga
Uji Coba, Oman Pernah Dua K...

Andoni Iraola Kini Menangani Liverpool

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Andoni Iraola Kini Menangan...

Hindari Kawasan GBK, Ada Konser Exo, Lalu Lintas Dialihkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hindari Kawasan GBK, Ada Ko...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.