Bandara IKN Bisa Layani untuk Umum
📅 Sabtu, 21 Sep 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antara
BANTEN - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan bandara di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) dapat melayani penerbangan umum selain untuk tamu penting atau very-very important person (VVIP).
"Saya sudah mendapatkan tugas dari bapak Presiden Jokowi untuk memikirkan bagaimana bandara ini berguna bagi masyarakat banyak, bukan komersil. Tetapi digunakan masyarakat banyak," kata Menhub Budi di Tangerang, Kamis (19/9) kemarin.
Ia mengaku jika pihaknya sudah melakukan diskusi dengan Kementerian PUPR sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengubah peruntukan pelayanan terhadap bandara VVIP di IKN tersebut.
"Saya juga ditugaskan bersama pak Basuki (Menteri PUPR) untuk membrending bandara Balikpapan dan IKN ini menjadi satu entitas. Karena bandara dengan luasannya 3.000 meter persegi, jadi pesawat besar bisa mendarat disini," katanya.
Ia menyebutkan, tujuan perubahan status Bandara IKN ini untuk memaksimalkan fungsi bandara di wilayah Kalimantan Timur, sehingga tidak hanya melayani tamu penting, tapi masyarakat luas juga bisa menggunakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Nanti Balikpapan bisa saja melayani penumpang umrah dan haji di sini. Jadi ini bukan eksklusif tamu ke IKN, namun bisa masyarakat umum. Sekarang kita sedang siapkan itu," paparnya.
Budi menambahkan, Kementerian Perhubungan bakal kembali melakukan uji laik fungsi bandara di IKN pada Jumat (20/9).
"Itu dilakukan uji coba yang formal. Selama ini Kemenhub sudah melakukan uji coba menggunakan beberapa pesawat di landasan pacu Ibu Kota Nusantara," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam tahapan pengujian fungsi bandara di IKN pihaknya akan mencoba mendaratkan pesawat tipe Boeing 777-300ER seperti jenis pesawat kepresidenan. "Uji coba menggunakan pesawat yang sama besarnya dengan pesawat yang digunakan Presiden," katanya.
Ia menegaskan, jika tahapan uji coba kelayakan bandara IKN bisa berhasil dengan didarati oleh pesawat tipe yang besar seperti pesawat Boeing, maka keesokan hari atau lusanya bandara tersebut secara resmi dapat dibuka dan digunakan.
"Kita sangat berhati-hati untuk membangun bandara itu, dan insya Allah nanti akan menjadi tempat yang sangat strategis karena jaraknya tidak jauh dari kawasan IKN," kata dia.
Sebelumnya, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melakukan proses kalibrasi Bandara Nusantara di IKN sebelum siap dioperasikan.
Menhub mengatakan penerbangan misi kalibrasi dilakukan pada Selasa (10/9), sebagai tindak lanjut pelaksanaan verifikasi Bandara Nusantara yang dilakukan pada 8-9 September 2024.
Selain kalibrasi, dilaksanakan pula penerbangan validasi prosedur terbang dengan Perfomance Base Navigation (PBN). Selanjutnya, Kemenhub akan melakukan sejumlah asesmen lainnya sebelum mengeluarkan rekomendasi untuk ditindaklanjuti pengelola bandara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!