Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ikut PON, Lifter Juara Olimpiade Rizki Juniansyah Ingin Jadi Inspirasi Atlet Lain

📅 Minggu, 08 Sep 2024, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ikut PON, Lifter Juara Olimpiade Rizki Juniansyah Ingin Jadi Inspirasi Atlet Lain Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Lifter Jawa Barat Joko Dwi Suprianto (kanan), lifter Banten Rizki Juniansyah (tengah), dan lifter Jawa Tengah Mohamad Najib (kanan) berfoto bersama setelah konferensi pers pertandingan cabang angkat besi kelas 89 kilogram putra PON Aceh-Sumatera Utara 2024 di GOR Seramoe, Banda Aceh, Sabtu (7/9/2024).

BANDA ACEH - Lifter Banten, Rizki Juniansyah, menilai kehadirannya sebagai peserta Pekan Olimpiade Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024 sebagai pemicu atlet-atlet angkat besi lainnya, untuk dapat berprestasi maksimal.

Rizki yang merupakan pemenang medali emas Olimpiade Paris 2028, baru saja memenangi medali emas cabang angkat besi kelas 89 kilogram pada pertandingan di GOR Seramoe, Banda Aceh, Sabtu (7/9). Ia mencatatkan angkatan total 360 kilogram, dengan rincian angkatan snatch 160 kilogram, dan clean and jerk 200 kilogram.

"Kehadiran saya di PON ini adalah untuk memotivasi teman-teman saya, kawan-kawan saya yang bertanding bareng dengan saya, maupun tidak bertanding. Karena ini adalah suatu kejuaraan terbesar di Indonesia, nomor satu, seperti Olimpiade di dunia. Ini adalah juga motivasi untuk ke depannya para atlet bisa lebih semangat lagi," kata Rizki kepada Antara.

"Saya harap jangan ada Rizki untuk tahun ini saja, saya harap ada Rizki-Rizki yang lain bisa terbangun ke depannya. Dan saya harap juga nanti di Olimpiade 2028 lebih banyak atlet yang lolos dan bertanding," tambahnya.

Rizki menuturkan bahwa alasannya pindah kelas ke 89 kilogram selain didasari oleh pertimbangan agar kakak iparnya, Triyatno, dapat meraih medali di kelas 81 kilogram putra, juga didasari pertimbangan teknis.

"Saya sebenarnya kalau main di (kelas) mana saja masih oke, dan itu masih aman. Tapi di PON ini saya cari aman saja, karena saya kemarin pulang dari Olimpiade itu kan kelas 73 kilogram dan kebanyakan saya di tahun ini di kelas 73 kilogram itu harus diet ya, buat saya itu diet menurunkan berat badan, karena menurunkan berat badan itu bisa mempengaruhi kondisi dan capek," ujarnya

"Nah kemarin saya sudah tiga kali main di kelas 73 kilogram dan kemarin juga waktu pulang dari Olimpiade itu sempat capek karena dua pekan penuh tidak dapat istirahat yang benar. Saya tidur tengah malam karena banyak undangan sana-sini, terus banyak konferensi pers, terus ada (undangan dari) televisi-televisi, seperti podcast-podcast yang memang harus dihadiri dan wajib itu kayak apresiasi semua dari pak presiden, dan itu harus dihadiri," ucapnya.

Raihan medali emas di PON kali ini menjadi semakin istimewa, karena kekasih Rizki, Juliana Klarisa asal Jambi, juga memenangi medali emas di kelas 55 kilogram putri dua hari sebelumnya.

Rizki mengatakan ia memiliki rencana khusus dengan Klarisa setelah keberhasilan mereka berdua mendapatkan medali emas di PON, tetapi ia tidak menjelaskan rencana tersebut lebih jauh.

"Ya insya Allah nanti mungkin kita buat lembaran baru saja. Sama-sama medali emas. Dia medali emas, saya juga medali emas, ya mungkin ke depannya buat lembaran baru. Nanti insya Allah punya rezeki kami mau ya buat kehidupan baru dulu, tapi bukan sekarang. Mungkin nanti. Tapi ini adalah target dan sama-sama semangat buat motivasi buat support system buat saya," tutur atlet asal Kota Serang ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.