Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ritual Meburu dan Mapajar di Denpasar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 16:35 WIB | Oleh:
Ritual Meburu dan Mapajar di Denpasar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Doc: ANTARA/HO-Pemkot Denpasar
Ket. Ritual Map?jar Griya Gede Delod Pasar, Desa Adat Intaran, Kota Denpasar yang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tahun 2024.

DENPASAR - Ritual Meburu, Desa Adat Panjer, dan Mapajar Griya Gede Delod Pasar, Desa Adat Intaran, Kota Denpasar ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tahun 2024 dengan domain Adat Istiadat Masyarakat Ritus.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara di Denpasar, Jumat, mengatakan penetapan dua tradisi dan kebudayaan asli Denpasar sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2024 merupakan angin segar bagi inventarisasi dan pelestarian seni dan budaya di Kota Denpasar.

"Dengan demikian, ke depannya tidak ada lagi klaim sepihak atas seni budaya asli Indonesia khususnya yang berasal dari Bali dan Kota Denpasar," ujar Raka dalam keterangan tertulisnya.

Dengan penetapan dua karya budaya ini menjadikan WBTB Indonesia dari Kota Denpasar bertambah menjadi 15, terhitung sejak tahun 2018 - 2024.

"Usulan ini merupakan salah satu upaya melindungi seni, budaya, warisan budaya dan tradisi di Denpasar agar tidak di klaim negara lain dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dengan mendaftarkan seni dan budaya Denpasar dalam portal inventaris nasional," ucap Raka Purwantara.

Setelah ditetapkan menjadi WBTB Nasional/Indonesia Tahun 2024, nantinya kedua WBTB asal Denpasar ini akan terus dikawal sehingga mampu menjadi WBTB di tingkat Internasional yang ditetapkan oleh UNESCO.

"Kita patut bersyukur dengan ditetapkannya kebudayaan dan tradisi asli Denpasar masuk dalam WBTB Indonesia, ke depannya tradisi dan kebudayaan lainnya akan tetap kita perjuangkan untuk dapat masuk dalam WBTB Indonesia dan portal inventaris nasional," katanya.

Raka Purwantara menyampaikan, M?buru dalam bahasa Indonesia berarti berburu. Prosesi ritual meburu sebuah prosesi pengejaran spiritual melalui mediasi darah babi yang dikonsumsi oleh mediator berupa sadeg atau pemangku yang dalam keadaan trance (kesurupan)

"Tradisi M?buru dilaksanakan dalam untaian proses selama beberapa hari dan puncak upacara dilakukan saat Tawur Agung Kesanga atau sehari sebelum Hari Suci Nyepi," katanya.

Tradisi ini dipercaya dapat menciptakan keseimbangan antara Bhuana Agung (alam semesta) dan Bhuana Alit (tubuh makhluk hidup). Secara kesejarahan, tradisi M?buru tidak bisa lepas dari sejarah Desa Adat Panjer.

Sementara itu, Map?jar di Griya Gede Delod Pasar terkonstruksi atas ritual, topeng sakral barong-rangda, seperangkat topeng sesandaran, dan masyarakat penyokongnya.

Ketika prosesi Map?jar dilakukan, baik di Hari Pagerwesi maupun di Penampahan Galungan dan Galungan maka dapat dilihat masyarakat lingkungan Banjar Pekandelan, Desa Adat Intaran yang antusias mengikuti rangkaian ritual ini.

Masyarakat mendapatkan tugas masing-masing dari menyiapkan sarana upakara, mempersiapkan kalangan Map?jar di Jaba Merajan Gede Griya Delod Pasar, dan lainnya.

"Hal ini tentu sebagai bentuk rasa bakti masyarakat terhadap Sang Pencipta melalui lelaku yadnya yang dapat dilacak melalui sejarah, bentuk fungsi dan juga makna di dalamnya," kata Raka Purwantara. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.