Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Fransiskus Tiba di Masjid Istiqlal, Berdialog dengan Para Pemimpin Agama

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Fransiskus Tiba di Masjid Istiqlal, Berdialog dengan Para Pemimpin Agama Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Paus Fransiskus saat kunjungan ke Gereja Katedral Jakarta, Rabu (4/9).

JAKARTA - Paus Fransiskus tiba di Masjid Istiqlal, di Jakarta, Kamis (5/9). Ia akan menekankan kerukunan umat beragama saat bertemu dengan para pemimpin agama di masjid terbesar di Asia Tenggara dan mengadakan misa untuk puluhan ribu orang di stadion sepak bola Gelora Bung Karno .

Peristiwa tersebut merupakan rangkaian utama dari kunjungan tiga hari Paus Fransiskus ke Indonesia, negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, yang sekaligus menjadi awal dari tur melelahkan keliling Asia-Pasifik.

Paus pada hari Rabu menyerukan persatuan agama dan memperingatkan kepentingan pribadi merupakan pemicu konflik global, meletakkan dasar bagi pertemuannya pada Kamis pagi dengan para pemimpin dari enam agama resmi Indonesia di Masjid Istiqlal.

"Untuk membina kerukunan yang damai dan membuahkan hasil yang menjamin perdamaian... Gereja ingin memperkuat dialog antaragama," katanya.

"Keharmonisan dalam keberagaman tercapai ketika... setiap kelompok etnis dan aliran agama bertindak dalam semangat persaudaraan."

Ia juga akan menandatangani deklarasi bersama dengan Imam Besar masjid tersebut, Nasaruddin Umar, yang menyentuh masalah perlindungan lingkungan dan "dehumanisasi" yang disebabkan oleh konflik, menurut Konferensi Waligereja Indonesia.

Nasaruddin mengatakan kepada AFP, pertemuan dan deklarasi tersebut akan menyampaikan dua pesan.

"Yang pertama... manusia itu satu, tidak ada warna. Yang kedua, bagaimana menyelamatkan lingkungan kita," katanya.

"Bagaimana umat Muslim dan umat Katolik, dan semua agama di dunia, dapat berbicara bersama tentang cara menyelamatkan lingkungan kita."

Masjid ini terletak di seberang katedral Jakarta, dihubungkan oleh "terowongan persahabatan" sebagai simbol persaudaraan agama.

Hubungan antaragama menjadi tema utama perjalanan Fransiskus.

Ia juga menggunakan platformnya untuk menekankan pada hari Rabu tentang peran yang dapat dimainkan semua agama dalam isu keamanan titik api.

Dialog antaragama "sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan bersama, termasuk dalam melawan ekstremisme dan intoleransi," katanya.

Dia telah melakukan beberapa kunjungan ke negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, dan pada kunjungan tahun 2019 ke Uni Emirat Arab menandatangani dokumen tentang persaudaraan manusia dengan Imam Besar Al-Azhar, pusat pendidikan Islam Sunni yang bergengsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.