Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Fransiskus: Yang Mengeruk Kekayaan dari Pihak Lain Adalah Orang Malang

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 20:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Fransiskus: Yang Mengeruk Kekayaan dari Pihak Lain Adalah Orang Malang Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Paus Fransiskus bersiap menyampaikan pesan dalam kunjungannya di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (4/9/2024).

Jakarta - Pemimpin umat Katolik dunia yang juga Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus mengisahkan anekdot yang beredar di kampung halamannya, bahwa orang yang selalu ingin menjadi kaya dengan cara mengeruk kekayaan orang lain adalah orang yang malang.

"Di Argentina, di Buenos Aires, saya mengenal orang kaya yang selalu ingin lebih kaya dari orang lain dengan cara mengeruk kekayaan melalui orang lain. Lalu orang-orang yang ada di sekitarnya membuat lelucon bahwa ia merupakan orang malang, karena dia ingin mendapatkan kekayaan dari yang lain, tapi kemudian ia tidak bisa menutup peti jenazahnya sendiri (karena tidak ada yang membantu)," katanya saat menemui para uskup, imam, diakon, biarawan, biarawati, seminaris, dan katekis di Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, Jakarta, Rabu.

Paus menekankan pola pikir bahwa diri sendiri lebih cerdas dan bebas dalam mencapai tujuan dan ambisi pribadi, sebagaimana mengeruk kekayaan dari orang lain adalah cara yang salah dalam melihat realitas kehidupan.

Hal tersebut, menurut dia, berbanding terbalik dengan perilaku bela rasa yang selalu diajarkannya kepada umat, guna mewujudkan rasa cinta kasih terhadap sesama.

"Itu adalah kelicikan mereka yang mendahului kepentingan diri sendiri, dengan menjaga jarak dari semua orang dan tidak membiarkan diri mereka disentuh oleh apapun dan siapapun," tegasnya.

Paus menekankan hal tersebut tidak akan membuat dunia bergerak maju menuju kedamaian, karena yang membuat dunia maju bukanlah kepentingan pribadi yang berujung pada perusakan ciptaan Tuhan dan pecah belah antarkomunitas.

Namun, sambung dia, yang membuat dunia maju menuju kedamaian adalah persembahan kasih terhadap sesama umat manusia.

"Bela rasa tidak menggelapkan visi kehidupan yang sejati, sebaliknya bela rasa membuat kita mampu melihat pelbagai hal baik dalam terang kasih. Kita melihat realitas dengan baik hanya dengan mata hati," ucap Paus Fransiskus.

Mantan Uskup Agung Buenos Aires itu mengunjungi Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, Jakarta pada pukul 16.30 WIB guna bertemu para uskup, imam, diakon, biarawan, biarawati, seminaris, dan katekis, untuk kemudian bertemu kaum muda dari Scholas Occurantes di Youth Center Graha Pemuda Senayan pada pukul 17.35 WIB.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia ini merupakan ketiga kalinya, setelah Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

Paus Fransiskus melakukan perjalanan apostolik ke kawasan Asia-Pasifik selama 3-13 September 2024, untuk mengunjungi empat negara, yakni Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. Perjalanan selama 11 hari itu akan menjadi lawatan paling lama Bapa Suci berusia 87 tahun tersebut, sejak 11 tahun kepemimpinan atas Tahta Suci Vatikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.