Samsung Berencana Akuisisi Bisnis Infrastruktur Jaringan Nokia
📅 Senin, 02 Sep 2024, 18:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA - Samsung dikabarkan berencana mengakuisisi bisnis infrastruktur jaringan milik perusahaan asal Finlandia, Nokia. Kabar itu datang dari orang dalam industri yang tak disebutkan namanya seperti dilaporkan GSM Arena pada Sabtu (31/8).
Sejauh ini, Samsung sebenarnya sudah terlibat di dalam industri infrastruktur jaringan lewat RAN, namun pangsa pasarnya terbilang kecil. Pada tahun lalu saja pangsa pasarnya hanya 6,1 persen secara global. Maka masuk akal bagi Samsung untuk melakukan akuisisi sehingga mampu memperbesar cakupan dan kapasitasnya di industri.
Berdasarkan laporan tersebut angka yang diduga sebesar 10 miliar dollar AS (sekitar Rp155,4 triliun) untuk penjualan tersebut telah beredar.
Jika kesepakatan tersebut berhasil, Samsung secara efektif akan menjadi pemasok RAN ??terbesar kedua di seluruh dunia, dengan pangsa pasar sebesar 25,6 persen.
Nokia dalam beberapa tahun terakhir terus berjuang untuk berkompetisi dengan para pemain infrastruktur jaringan global lainnya seperti Huawei dan Ericsson. Posisinya pun masih kuat dan bisa dibilang masih tergolong sebagai pemain utama dalam industri infrastruktur jaringan global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak heran jika Samsung mengincar Nokia karena cakupan dan kapasitas layanannya yang sudah besar.
Terlepas dari rencana akuisisi itu, Samsung sebenarnya sudah memiliki jalur yang jelas dalam industri infrastruktur jaringan.
Posisinya bukanlah pendatang baru dalam bisnis infrastruktur, karena perusahaan asal Korea Selatan ini sudah membuat stasiun pangkalan 4G dan 5G, chipset, perangkat, radio, dan peralatan inti.
Sebaiknya Anda baca juga:
Samsung di tingkat global juga telah memasok teknologi untuk operator jaringan di seluruh dunia termasuk Telus Canada, O2 di Jerman, Reliance Jio di India, KDDI dan NTT DoCoMo di Jepang, Dish dan Verizon di AS, serta Vodafone di Inggris. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!