Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kalsel Tanam Kayu Putih untuk Gelorakan Revolusi Hijau

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kalsel Tanam Kayu Putih untuk Gelorakan Revolusi Hijau Doc: ANTARA/HO-Pemprov Kalsel
Ket. Dishut Kalsel menanam pohon kayu putih di kawasan perkantoran gubernur di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (30/8/2024).

Banjarbaru - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menanam pohon kayu putih (Eucalyptus sp) untuk menggelorakan program revolusi hijau di Jalan Ambulung samping BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Kalsel, Banjarbaru.

Kepala Dishut Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra saat dikonfirmasi di Banjarbaru, Sabtu, mengatakan Pemprov Kalsel secara rutin menanam dan memelihara berbagai jenis tanaman guna menjaga kelestarian alam melalui semangat revolusi hijau.

"Sehingga pemeliharaan tanaman di Jalan Ambulung samping BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Kalsel dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga keasrian dan keindahan di kawasan tersebut," kata dia.

Ia mengimbau semua pihak untuk bisa menjaga lingkungan dengan berpartisipasi menggencarkan gerakan revolusi hijau.

"Kita tahu kegiatan gerakan revolusi hijau itu sifatnya menanam dan pemeliharaan tanaman," katanya.

Ia mengatakan penanaman mencakup pemeliharaan tanaman yang sudah mati, penebangan pohon yang sudah tua, hingga penyiangan.

"Karena pemeliharaan itu penting untuk menjaga tanaman agar bisa tumbuh subur dan maksimal serta bisa memberikan contoh kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan," ujar dia.

Dishut Provinsi Kalsel juga menyiapkan lahan seluas 325 hektare untuk kegiatan Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 di Kabupaten Tanah Laut dan Hulu Sungai Tengah.

Kepala Bidang Pengendalian Daerah Aliran Sungai, Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dishut Kalsel Alip Winarto mengungkapkan kegiatan ini sejalan dengan semangat revolusi hijau yang dicetuskan Gubernur KalselSahbirin Noor sejak 2017.

Dia menjelaskan FOLU Net Sink 2030 merupakan program pemerintah untuk mencapai kondisi yang ingin dicapai melalui aksi mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan lahan dengan kondisi di mana tingkat serapan sudah lebih tinggi dari tingkat emisi pada 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.