Pustakawan Harus Punya 'Personal Branding' agar Dikenali

Jumat, 30 Agu 2024, 00:02 WIB

Jakarta - Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah mengungkapkan bahwa membangunpersonal brandingbagi seorang pustakawan menjadi sangat penting, sebab akan mampu membangun citra positif perpustakaan di mata pemustaka hingga menjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi yang dipercaya dan dihormati.

"Selain itu, pustakawan akan lebih mudah dikenali dan diingat oleh masyarakat serta akan dijadikan sebagai sumber informasi yang terpercaya dan profesional," kata Siti Fauziah dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: Sekjen MPR RI Siti Fauziah saat Seminar Perpustakaan MPR dengan tema "Membangun Personal Branding Pustakawan Di Era Digital" di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (29/8/2024). — Sumber: ANTARA/HO-MPR

Dia menyampaikan hal itu dalam Seminar Perpustakaan MPR dengan tema "MembangunPersonal BrandingPustakawan Di Era Digital" di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen.

Menurutnya,personal brandingmenjadi satu keniscayaan yang harus ada dan menyatu dalam diri pustakawan, khususnya di era modernisasi digital yang serba cepat dan efisien. Dia menilai di era digital ini sudah sangat jarang terjadinya peminjaman buku di perpustakaan dengan sistem manual.

"Kini semuanya berubah mengikuti perkembangan zaman. Di era digital ini, seluruh isi perpustakaan berada di genggaman tangan, melalui smart phoneatau gawai yang dimiliki," kata dia.

Untuk itu, menurutnya, saat ini peran pustakawan tidak lagi terbatas pada pengelolaan buku atau sumber daya informasi fisik saja. Dia mengatakan kini pustakawan dihadapkan pada tantangan untuk menjadi fasilitator informasi yang aktif, inovatif dan dapat dipercaya.

"Melihat fakta itu, para pustakawan harus mengikuti agar tidak tertinggal. Di era ini, memunculkanpersonal brandingmenjadi satu kebutuhan dan hal yang tidak bisa diabaikan," katanya.

Namun, menurutnya, membangunpersonal brandingbukanlah hal yang bisa dilakukan dalam waktu semalam saja. Menurutnya, hal itu adalah proses yang membutuhkan waktu konsistensi dan dedikasi.

"Kita ingin menciptakan sebuah forum dimana para pustakawan dapat bertukar ide, pengalaman dan pengetahuan terkait pengembangan diri di era digital," kata dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.