- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Jakarta Timur Tingk...
Pemkot Jakarta Timur Tingkatkan Daya Saing 300 Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif
Selasa, 19 Mei 2026, 12:38 WIBJAKARTA â Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) berupaya meningkatkan daya saing 300 pelaku usaha ekonomi kreatif di wilayah setempat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Ekonomi Kreatif Tahun 2026.Â
"Kami terus meningkatkan dan memperkuat kapasitas pelaku usaha kreatif di wilayah Jakarta Timur dengan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Ekonomi Kreatif Tahun 2026," kata Kepala Sudin Parekraf Jakarta Timur, Yayang Kustiawan, dalam pembukaan kegiatan bimtek tersebut di salah satu hotel di Jakarta Timur, Selasa (19/5).
Menurut dia, kegiatan yang berlangsung pada 19â21 Mei 2026 itu merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kompetensi pelaku ekonomi kreatif agar lebih profesional, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.
Terlebih, ekonomi kreatif merupakan sektor ekonomi yang mengutamakan ide, bakat, serta kreativitas manusia sebagai modal utama dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah terhadap barang maupun jasa yang dihasilkan masyarakat.
"Seiring perkembangan zaman, ekonomi kreatif semakin menarik perhatian berbagai industri dan pemerintah untuk terus dikembangkan serta dijadikan sebagai roda penggerak perekonomian pengganti pola ekonomi tradisional," jelas Yayang.
Selain itu, dia juga menyebutkan bimtek pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu bentuk nyata penguatan ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha diharapkan memperoleh pengetahuan serta keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung untuk mengembangkan usaha mereka.
"Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha kreatif yang inovatif, mandiri, serta berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di Jakarta Timur," ucap Yayang.
Dia menuturkan kegiatan tersebut diperuntukkan bagi para pelaku usaha kreatif binaan Jakpreneur Sudin Parekraf Jakarta Timur, dengan tujuan utama meningkatkan wawasan, kemampuan, dan daya saing mereka.
Kegiatan itu mengusung tema "Penguatan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif melalui Pengembangan Produk, Digitalisasi Pemasaran dan Pelaporan Kinerja Keuangan". Tema tersebut dipilih untuk menjawab tantangan pelaku usaha kreatif di era digital yang membutuhkan kemampuan pengembangan produk, pemasaran berbasis teknologi, serta pengelolaan keuangan usaha yang baik.
Peserta kegiatan itu terdiri dari anggota Jakpreneur, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat Jakarta Timur dari berbagai subsektor ekonomi kreatif. Mereka merupakan peserta yang baru memulai usaha maupun yang telah memiliki usaha, tetapi belum pernah mengikuti pelatihan serupa sebelumnya.
Peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Materi pertama mengenai kewirausahaan, pengembangan produk, dan branding, kemudian materi kedua terkait pemasaran dan penjualan produk melalui media sosial serta marketplace, sementara materi terakhir tentang permodalan dan pelaporan keuangan.
Melalui kegiatan tersebut, Yayang berharap para pelaku ekonomi kreatif di Jakarta Timur semakin berkembang, mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar, serta memiliki pengelolaan usaha yang lebih profesional.Â
- Pemkot Jakarta Timur
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Warga Belgia Korban Kecelakaan di Jalur Pendaki Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi
-
OJK Papua Gencarkan Edukasi Keuangan Petani Lewat NokenKu, Strategi Ampuh Cegah Pinjol Ilegal dan Tingkatkan Kesejahteraan
-
Hari Film Nasional: JYFF 2026 Perkuat Peran Generasi Muda dalam Industri Kreatif Jakarta
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Manchester United Gelar Tur Pramusim di Kawasan Nordik, Uji Kekuatan Jelang Musim Baru
-
Minyakita Tembus Rp15.900, Mendag Bongkar Biang Keroknya: Gara-gara Plastik
-
Produk Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Jepang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.