Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Pelajar SDN Ciaripin Sukabumi Terpaksa Belajar dengan Cara Lesehan

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Pelajar SDN Ciaripin Sukabumi Terpaksa Belajar dengan Cara Lesehan Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Puluhan pelajar kelas V SDN Ciaripin, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi belajar dengan cara lesehan di pangung sekolah karena ruang kelas mereka rusak.

Sukabumi - Puluhan pelajar kelas V SDN Ciaripin, Desa Munjul, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terpaksa harus mengikuti prosesbelajar mengajardengan cara lesehan di lantai panggung sekolah.

"Jumlah pelajar kelas V ada 40 orang, mereka terpaksa belajar di luar kelas, tepatnya di panggung sekolah, karena ruang kelas yang ada terancam ambruk, ditambah kursi dan mejanya juga sudah keropos dan tidak layak pakai," kata Kepala SDN Ciaripin, Ismat, di Sukabumi, Kamis.

Menurut Ismat, sudah tiga pekan pelajar kelas V belajar di panggung sekolah yang berada di Kecamatan Ciambar ini. Dengan kondisi seperti ini anak-anak sulit untuk berkonsentrasi karena belajar di panggung yang terbuka.

Pihaknya terpaksa memindahkan sementara anak didiknya itu ke panggung sekolah guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, karena ruang kelas yang ada bisa dikatakan sudah tidak layak pakai.

Menurut dia, kerusakan ruang kelas V pada bagian lantai, kusen dan kaca. Belum lagi rangka atap bangunan sudah banyak yang lapuk sehingga dikhawatirkanroboh.

Namun, untuk kursi dan meja pihaknya sudah memesan dan diharapkan bisa segera selesai dan digunakan agar mereka tidak lagi harus belajar dengan cara lesehan.

Ia menyebut pernah mengajukan perbaikan sarana sekolah dan hasilnya pada 2023 terealisasi untuk ruang kelas IV.

Pada tahun ini ia kembali mengajukan perbaikan kelas dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya meliputi kamar kecil siswa, perpustakaan dan ruang laboratorium, yang diharapkan bisa segera terealisasi.

"Namun yang paling penting dan mendesak saat ini adalah perbaikan kelas. Sementara untuk meja dan kursi sudah dipesan dan segera datang, tetapi kemungkinan ruang kelas V tidak serta merta digunakan karena bagian lantainya pun sudah hancur," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.