Jokowi Berharap Bisa Diskusi Perdamaian dengan Paus Fransiskus
📅 Jumat, 30 Agu 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Adeng Bustomi
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan harapannya untuk bisa berdiskusi tentang isu global, terutama perdamaian, dengan Paus Fransiskus yang akan melakukan perjalanan apostolik dan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada September 2024.
Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi usai meresmikan Bendungan Leuwikeris serta modernisasi dan rehabilitasi Daerah Irigasi Menganti Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), Kamis (29/8).
"Yang berkaitan utamanya dengan perdamaian. Saya kira itu yang sangat penting yang akan kita bicarakan dengan beliau," kata Presiden Jokowi.
Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa agenda utama pertemuan dengan Paus Fransiskus akan membahas upaya penyelesaian konflik-konflik dunia, termasuk situasi di Gaza dan Ukraina, serta konflik-konflik kecil lainnya.
"Agar perdamaian di seluruh konflik perang, baik yang ada di Gaza, baik yang ada di Ukraina, dan konflik-konflik sedang, kecil, lainnya, yang juga ada di beberapa negara juga bisa kita selesaikan," ujar Presiden Jokowi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Jokowi juga mengatakan dirinya sedapat mungkin akan terus mendampingi Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus selama kunjungan di Indonesia. "Ya sedapat mungkin saya akan bersama beliau," kata Presiden.
Dia menyampaikan semua proses penyambutan Paus ke Indonesia sudah direncanakan dan diharapkan berjalan dengan baik. "Karena beliau akan berkunjung ke beberapa tempat dan juga akan mengadakan misa di Gelora Bung Karno yang akan dihadiri oleh umat Katolik Indonesia," jelas Presiden.
Presiden Widodo juga akan menyambut Paus di Istana Kepresidenan Jakarta secara kenegaraan dan melakukan dialog bersama Paus. Isu yang akan dibahas berkaitan dengan perdamaian dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan apostolik dan kunjungan kenegaraan ke Indonesia 3-6 September 2024.
Paus akan tiba di Indonesia tanggal 3 September 2024. Selanjutnya pada tanggal 4 September, Paus akan diterima secara kenegaraan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, serta melakukan kegiatan di Istana Negara Jakarta.
Pada tanggal 5 September, Paus akan melakukan kegiatan di Masjid Istiqlal dan di Gereja Katedral Jakarta, serta memimpin misa akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta.
Agen Persaudaraan
Sebelumnya diberitakan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Antonius Subianto Bunjamin mengatakan kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia adalah untuk membawa misi kemanusiaan dan misi persaudaraan.
Dia berharap kunjungan Fransiskus ke Indonesia yang tertunda sejak 2020 akibat pandemi Covid-19, bisa menjadikan Indonesia sebagai agen persaudaraan kemanusiaan di Asia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!