Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IAEA akan Kunjungi Pabrik Nuklir Russia di Dekat Zona Pertempuran

📅 Selasa, 27 Agu 2024, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
IAEA akan Kunjungi Pabrik Nuklir Russia di Dekat Zona Pertempuran Doc: RTE
Ket. Pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia memiliki empat unit reaktor meskipun hanya dua yang beroperasi.

KURSK - Kepala badan pengawas nuklir PBB Rafael Grossi akan mengunjungi pabrik nuklir Kursk Russia pada hari Selasa (27/8) untuk "menilai secara independen" kejadian setelah serangan Ukraina yang belum pernah terjadi sebelumnya ke wilayah Russia.

Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah berulang kali memperingatkan bahaya pertempuran di sekitar pembangkit nuklir menyusul serangan militer skala penuh Russia ke Ukraina pada Februari 2022.

Pada hari-hari awal konflik, pasukan Russia merebut pabrik nuklir Zaporizhzhia di Ukraina selatan, dan juga sempat menguasai pabrik Chernobyl yang dinonaktifkan di utara.

Ukraina melancarkan serangan mendadak ke Kursk pada tanggal 6 Agustus. Negara itu mengatakan bahwa mereka terus maju, bahkan saat pasukan Russia bergerak semakin dalam ke Ukraina timur.

Presiden Russia Vladimir Putin minggu lalu menuduh Ukraina mencoba menyerang pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Kursk, yang berjarak kurang dari 50 kilometer (30 mil) dari pertempuran antara pasukan Russia dan Ukraina.

IAEA mengkonfirmasi, mereka telah diberitahu oleh otoritas Russia bahwa serpihan pesawat tak berawak ditemukan Kamis lalu sekitar 100 meter dari fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir bekas pabrik Kursk.

Situasi Serius

Grossi mengatakan dia akan "menilai secara independen apa yang terjadi" saat mengunjungi pabrik tersebut pada hari Selasa, dan secara pribadi memimpin misi tersebut "mengingat situasi yang serius".

"Keselamatan dan keamanan semua pembangkit listrik tenaga nuklir merupakan perhatian utama dan mendasar bagi IAEA," kata Grossi dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Pabrik tersebut terletak sekitar 60 kilometer (37 mil) dari perbatasan Russia-Ukraina, di samping sungai Seym, dan kurang dari 50 kilometer dari kota Kursk, ibu kota wilayah tersebut dengan jumlah penduduk sekitar 440.000 jiwa.

Pembangkit ini memiliki empat unit reaktor, meskipun hanya dua yang beroperasi. Dua reaktor lagi sedang dibangun.

Keempat reaktor tersebut bertipe sama dengan pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Ukraina, tanpa kubah pelindung di sekelilingnya.

Pada tahun 1986, sebuah reaktor di Chernobyl meledak selama uji keselamatan yang gagal, mengakibatkan kecelakaan nuklir terburuk di dunia yang mengirimkan awan radiasi ke sebagian besar Eropa dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi.

Tariq Rauf, mantan pejabat IAEA, mengatakan jenis reaktor ini telah mengalami "peningkatan keselamatan yang signifikan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.