Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belitung Timur Dukung Program Desa Sadar Kerukunan

📅 Selasa, 27 Agu 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belitung Timur Dukung Program Desa Sadar Kerukunan Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Pemkab Belitung Timur dukung program Desa Sadar Kerukunan, Senin (26/8/2024).

Manggar - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendukung program Desa Sadar Kerukunan yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) untuk membangun dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman

"Pencanangan program Desa Sadar Kerukunan ini merupakan langkah awal dalam upaya bersama untuk membangun dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat yang kaya akan keberagaman," kata Bupati Belitung Timur Burhanudin di Manggar, Senin.

Bupati Burhanudin mengatakan hal itu usai menghadiri pencanangan Desa Baru, Kecamatan Manggar sebagai Desa Sadar Kerukunan.

"Sesuai tema yang diangkat yaitu Harmoni Dalam Keberagaman tentu mengingatkan bahwa keberagaman adalah sebuah kekayaan yang harus dijaga dan disyukuri," ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenag Babel Masmuni mengatakan ditunjuknya Desa Baru menjadi Desa Sadar Kerukunan karena sesuai kriteria yang ditetapkan.

"Penetapan Desa Baru sudah sesuai kriteria yakni umatnya variasi dari semua agama di Indonesia dan tidak pernah ada gesekan antaragama dan tercipta toleransi yang tinggi hingga kami melihat desa ini menjadi percontohan bagi desa lainnya," ujar dia.

Ia mengajak seluruh masyarakat Belitung Timur dapat menjaga harmonisasi antarumat beragama terutama menjelang Pilkada Serentak 27 November 2024.

Menurut dia, perbedaan pendapat ataupun pilihan menjadi sebuah hal yang tidak mungkin terelakkan. Namun, bila saling menghargai maka potensi apapun dapat dicegah.

"Kita menyentuh wilayah ini agar masyarakat peka terhadap kerukunan dan kebersamaan. Politik ini fluktuatif, kalau kerukunan terus dirawat, maka fluktuasi politik tidak mendominasi karena kita sudah terlatih berbeda agama," ujarnya.

Kepala Desa Baru Husnul Khalik mengatakan Desa Baru berdiri pada 1955 dan tidak pernah terjadi gesekan-gesekan antaragama.

Ia menjelaskan di Desa Baru terdapat sebanyak tiga masjid, dua wihara, dan dua kelenteng dengan jumlah penduduk yang menganut agama Islam sebanyak 8.381 orang. Penganut agama Buddha sebanyak 564 orang, Kristen Protestan sebanyak 195 orang, Kristen Katolik 75 orang, Konghucu 63 orang, dan Hindu empat orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.