Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Jerman Tangkap Pelaku Penikaman Massal di Sebuah Festival Musik

📅 Minggu, 25 Agu 2024, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Jerman Tangkap Pelaku Penikaman Massal di Sebuah Festival Musik Doc: Telegraph/Christoph Reichwein/DPA
Ket. Polisi melakukan pencarian setelah kejadian penikaman di sebuah festival musik yang diklaim dilakukan oleh kelompok ISIS.

SOLINGEN - Polisi Jerman pada hari Sabtu (24/8) menangkap tersangka di balik serangan pisau yang menewaskan tiga orang di sebuah festival lokal dalam serangan yang diklaim oleh kelompok ISIS.

Pelaku penyerangan melarikan diri setelah menyerang kota Solingen di wilayah barat pada Jumat (23/8) malam.

"Kami baru saja menangkap tersangka sebenarnya," kata menteri dalam negeri wilayah Rhine-Westphalia Utara Herbert Reul di televisi publik pada Sabtu malam.

"Orang yang kami cari sepanjang hari ini, beberapa waktu lalu, telah (ditaruh) dalam tahanan," katanya, seraya menambahkan bahwa polisi punya bukti untuk menghukumnya.

Dalam sebuah pernyataan di Telegram, sayap propaganda ISIS, Amaq, mengatakan "pelaku serangan terhadap pertemuan umat Kristen di kota Solingen, Jerman kemarin adalah seorang tentara ISIS".

ISIS mengatakan serangan itu dilakukan sebagai "balas dendam untuk umat Muslim di Palestina dan di mana pun", yang tampaknya merujuk pada perang Israel dengan kelompok militan Palestina Hamas di Jalur Gaza.

Klaim tersebut belum dapat diverifikasi. Pejabat Jerman mengatakan bahwa "motif teroris tidak dapat dikesampingkan".

Menurut surat kabar Bild dan Spiegel, tersangka adalah seorang warga Suriah berusia 26 tahun yang tiba di Jerman pada bulan Desember 2022 dan telah diberikan status imigrasi terlindungi yang sering diberikan kepada mereka yang melarikan diri dari negara yang dilanda perang.

Media tersebut melaporkan ia sebelumnya tidak dikenal oleh dinas keamanan sebagai seorang ekstremis.

Seorang juru bicara polisi sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa petugas telah menangkap seorang pria dalam penggerebekan di sebuah asrama pencari suaka, tidak jauh dari lokasi serangan hari Jumat.

Sebelumnya pada hari Sabtu, seorang jaksa mengatakan orang lain juga telah ditangkap: seorang remaja berusia 15 tahun yang dicurigai tidak melaporkan tindakan kriminal.

Para saksi diduga melihat remaja tersebut mendiskusikan serangan tersebut sesaat sebelum kejadian dengan seorang pria yang kemungkinan merupakan pembunuhnya, kata Markus Caspers, jaksa penuntut di Duesseldorf, tepat di sebelah barat Solingen.

Ketiga orang yang tewas pada hari Jumat adalah pria berusia 56 dan 67 tahun dan seorang wanita berusia 56 tahun, kata para pejabat.

Para korban "tidak memiliki hubungan yang diketahui di antara mereka", kata Caspers dalam konferensi pers.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.