Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PUPR: Penerapan Teknologi Digital Penting untuk Pengelolaan Perumahan

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 17:14 WIB | Oleh:
Menteri PUPR: Penerapan Teknologi Digital Penting untuk Pengelolaan Perumahan Doc: ANTARA/Aji Cakti
Ket. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan pidato dalam acara Proptech Convention and Expo di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (23/8).

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan penerapan teknologi digital penting untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan properti perumahan.

"Pemerintah terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat. Selain teknologi rumah tahan gempa, kami juga ingin teknologi digital di gunakan untuk memantau kegiatan pembangunan ataupun memantau rumah yang ditempati," ujar Basuki Hadimuljono dalam acara Proptech di Jakarta, Jumat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan penerapan teknologi digital pada sektor perumahan sangat diperlukan guna meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan keamanan dalam manajemen dan pengelolaan properti perumahan serta dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat.

Digitalisasi diperlukan untuk membangun ekosistem perumahan yang lebih efektif dan efisien serta dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses penyelenggaraan perumahan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menjelaskan kegiatan Proptech Convention and Expo merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) XVI Tahun 2024 yang akan jatuh pada 25 Agustus 2024.

Tema yang diangkat dalam Hapernas XVI ini adalah "Digitalisasi Perumahan" sebagai bentuk penerapan teknologi digital pada sektor perumahan guna meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan keamanan dalam manajemen dan pengelolaan properti perumahan serta dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat.

"Digitalisasi diperlukan untuk membangun ekosistem perumahan yang lebih efektif dan efisien serta dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses penyelenggaraan perumahan, mulai dari penyiapan lahan, perencanaan dan perancangan, perizinan, pemasaran, pelaksanaan konstruksi, jual beli, pemanfaatan, hingga pengelolaan," kata Iwan.

Sebagai rangkaian agenda peringatan Hapernas tahun 2024, imbuhnya acara PropTech Convention and Expo dapat dimanfaatkan sebagai ajang publikasi dan koordinasi bagi berbagai pemangku kepentingan dari Kementerian/Lembaga, perbankan/lembaga keuangan, investor, pelaku pembangunan/pengembang, pelaku usaha industri material, penyedia tenaga kerja, dan pemilik start-up atau teknologi aplikasi digital di bidang perumahan.

"PropTech Convention and Expo, diharapkan juga dapat menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan hunian yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat utamanya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sekaligus menjaga iklim usaha yang kondusif di sektor perumahan dan properti," ujar Iwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.