Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Karantina Sumbar Sebut Ada Permintaan Ekspor Rendang 4 Ton per Bulan

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Karantina Sumbar Sebut Ada Permintaan Ekspor Rendang 4 Ton per Bulan Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Provinsi Sumbar Ibrahim saat diwawancarai di Padang.

PADANG - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sumatera Barat (Sumbar) mengungkapkan adanya peluang permintaan ekspor minimal 4 ton per bulan ke negara-negara Timur Tengah.

"Minggu lalu teman-teman Bappenas menyampaikan permintaan daging rendang sebanyak 4 ton per bulan," kata Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Provinsi Sumbar Ibrahim di Padang, Jumat (23/8).

Menyikapi permintaan daging rendang dalam jumlah besar tersebut, Kepala balai karantina langsung berkoordinasi dengan pihak Garuda Indonesia. Hasilnya, maskapai di bawah naungan Kementerian BUMN itu siap memberikan harga khusus untuk pengiriman rendang ke luar negeri.

"Ini patut diapresiasi. Sebab, biasanya harga kirim per kilogram Rp30 ribu dan mungkin nanti harganya bisa ditekan lagi sehingga bisa bersaing dengan negara lain," ujar dia.

Menurut Ibrahim, ekspor rendang yang merupakan kuliner asli dari Sumbar merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Selain terkenal enak bahkan pernah dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia, kuliner Nusantara ini juga digemari oleh banyak kalangan.

Peningkatan dan peluang ekspor rendang ke negara-negara Timur Tengah terutama Arab Saudi dinilai potensial. Apalagi, setiap tahunnya jamaah haji dari berbagai negara termasuk Indonesia melaksanakan ibadah haji maupun umrah.

Terpisah, Ketua Pembina Himpunan Pengusaha Randang Minangkabau (Hipermi) Syukriah mengatakan tengah membidik perluasan pasar ekspor rendang ke sejumlah negara di dunia agar makanan khas tersebut makin kenal di dunia internasional.

"Perluasan pasar terus diupayakan Hipermi dengan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak," kata Syukriah.

Syukriah yang juga Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat tersebut mengatakan kerja sama yang sudah berhasil dijalin yakni bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.