Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Venezuela Gelar Unjuk Rasa di Tengah Kekacauan Pasca Pemilu

25 Senin, 19 Agu 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Venezuela Gelar Unjuk Rasa di Tengah Kekacauan Pasca Pemilu Warga Venezuela Gelar Unjuk Rasa di Tengah Kekacauan Pasca Pemilu Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Argentina mengakui Edmundo Gonzalez Urrutia sebagai presiden terpilih Venezuela. Sebelumnya AS, dan Peru juga mengakui kemenangan kandidat oposisi tersebut.

Bogota - Para pengunjuk rasa oposisi turun ke jalan di ibu kota Venezuela, Caracas, dan kota-kota lain di seluruh dunia, Sabtu (17/8), untuk memprotes hasil pemilu negara itu pada 28 Juli yang memenangkan kembali Presiden Nicolas Maduro.

Demonstrasi diadakan di lebih dari 350 kota, termasuk Buenos Aires, Bogota, Mexico City, Madrid, Paris, Sydney, dan Tokyo.

Oposisi di negara Amerika Selatan itu mendesak pemerintah untuk menunjuk penantang presiden Edmundo Gonzalez sebagai pemenang pemilu, yang diberikan oleh otoritas pemilihan negara itu kepada Maduro.

Ribuan pengunjuk rasa di Caracas muncul dengan membawa hasil penghitungan suara, yang menurut mereka membuktikan kemenangan Gonzalez, sambil meneriakkan, "Kami tidak takut" dan "Kebebasan untuk Venezuela."

Di Caracas, protes dipimpin oleh pemimpin oposisi Maria Corina Machado, yang berbicara kepada keramaian pengunjuk rasa dari sebuah truk yang mengangkut Machado dan tokoh-tokoh oposisi lainnya.

"Kami tidak akan meninggalkan jalan. Waktunya telah tiba untuk berkumpul, setiap suara harus dihormati," katanya.

Ibu kota negara itu dijaga ketat oleh polisi dan personel militer selama protes berlangsung.

Otoritas elektoral Venezuela menyatakan Maduro sebagai pemenang pemilu dengan 52 persen suara, sementara oposisi mengatakan hitungannya sendiri menunjukkan Gonzalez menerima 67 persen.

Dalam sebuah video yang diunggah di platform X, Gonzalez meminta warga Venezuela di luar negeri menjadi "suara jutaan" dari "mereka yang dibungkam" dengan "penganiayaan, pemenjaraan, pembunuhan dan penyensoran," sehingga "seruan untuk perubahan dalam perdamaian menyebar ke seluruh dunia."

Maduro mengkritik ketidakhadiran Gonzalez dalam sebuah acara yang dipimpinnya pada Sabtu sore, hanya beberapa jam setelah oposisi menyerukan unjuk rasa.

Selama acara tersebut, presiden mengkritik saingan politiknya, yang bersembunyi di tengah ancaman penangkapan.

"Di mana Edmundo Gonzalez Urrutia bersembunyi? Mengapa dia tidak menunjukkan wajahnya? Bukankah dia menang? Apakah dia menang?" tanya Maduro. "Mungkinkah dia memenangkan undian untuk bersembunyi di gua?"

Setidaknya 25 orang tewas dalam protes yang dimulai setelah pemilihan, dengan hampir 200 orang terluka dan lebih dari 2.400 orang ditangkap.

Banyak negara telah mendesak publikasi lengkap hasil penghitungan suara pemilihan presiden Venezuela.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Sayang Sekali, Leo/Daniel K...
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.