Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Denmark Menunggu Uni Eropa Menyetujui Vaksin Mpox Untuk Remaja, 12-17 Tahun

📅 Sabtu, 17 Agu 2024, 04:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Denmark Menunggu Uni Eropa  Menyetujui Vaksin Mpox Untuk Remaja, 12-17 Tahun Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. ilustrasi penanganan cacar monyet (mpox).

Moskow - Perusahaan bioteknologi Denmark, Bavarian Nordic, pada Jumat mengumumkan mereka sedang mengajukan persetujuan Uni Eropa untuk vaksin cacar dan cacar monyet (mpox) bagi remaja berusia 12-17 tahun.

"Bavarian Nordic A/S ... telah mengajukan data klinis kepada Badan Obat Eropa (EMA) untuk mendukung perluasan indikasi vaksin IMVANEX ... cacar dan mpox guna mencakup remaja berusia 12 hingga 17 tahun," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Vaksin itu saat ini hanya disetujui untuk orang berusia 18 tahun ke atas, namun selama wabah mpox global pertama pada tahun 2022, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberikan izin darurat untuk penggunaan vaksin tersebut pada remaja berusia 12 tahun ke atas, jelas Bavarian Nordic.

Perusahaan itu juga menambahkan, telah melakukan uji klinis pada 315 remaja dan 211 orang dewasa yang menunjukkan "tidak ada perbedaan signifikan dalam respons imun serta profil keamanan yang serupa" di antara kedua kelompok usia tersebut setelah menerima dua dosis vaksin standar. Bavarian Nordic saat ini sedang mempersiapkan uji klinis untuk mengevaluasi kekuatan imunisasi dan keamanan vaksin pada anak-anak berusia 2 hingga 12 tahun, tambah perusahaan tersebut.

Pada hari Rabu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan wabah mpox adalah darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Mpox, atau cacar monyet, adalah penyakit menular langka yang juga dapat ditularkan antar manusia. Biasanya, penyakit ini ringan dan kebanyakan orang pulih dalam beberapa minggu, namun dalam beberapa kasus dapat menyebabkan komplikasi.

Gejala awal mpox meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, pembesaran kelenjar getah bening, menggigil, dan kelelahan. Ruam juga dapat muncul, sering kali dimulai di wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.