Sambutan Warga Atas Atlet Olimpiade Paris 2024
📅 Jumat, 16 Agu 2024, 01:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
JAKARTA - Atlet yang berlaga di Olimpiade Paris diarak menggunalan bus tingkat (double decker) terbuka. Bus dirancang khusus oleh Transportasi Jakarta (Transjakarta). Sambutan luar biasa diberikan masyarakat yang menyambut di pinggir jalan yang dilewati bus atlet.
Dengan rancangan khusus, maka wajah para atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024 akan terlihat. Bus untuk membawa atlet kebanggaan nasional menuju Istana Kepresidenan.
"Kami sangat bangga, bisa kembali menjadi bagian perayaan momen bersejarah seperti ini. Sebelumnya ada tim nasional pada tahun 2023. Sekarang para kontingen Olimpiade Paris 2024," kata Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu Wardhani di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, perusahaan tersebut telah menyediakan satu bus tipe "double decker" yang didesain khusus dengan wajah para atlet untuk menambah semarak acara arak-arakan para atlet yang tampil di ajang Olimpiade Paris 2024. Bus yang dipersiapkan itu, kata Ayu, merupakan bus tingkat yang memiliki atap terbuka (open roof) sehingga memudahkan para atlet untuk menyapa masyarakat.
"Masyarakat bisa melihat lebih dekat para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia, karena mereka menggunakan bus yang atapnya terbuka," tuturnya. Kemarin para kontingen diarak menuju Istana dan dijamu oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, para atlet diarak untuk menyapa masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rute arak-arakan dimulai dari kantor Kemenpora. Kemudian menuju simpang susun Semanggi, lalu menuju Bundaran HI, kemudian Istana Kepresidenan. Bus tersebut merupakan bus wisata yang dioperasikan oleh PT TransJakarta.
Bus ini memiliki dimensi panjang 13,5 meter, tinggi 4,1 meter serta lebar 2,5 meter serta memiliki pintu menggunakan model lipat yang dapat terbuka dan tertutup secara elektrik, menggunakan tombol di dekat area pengemudi (driver).
Sebelumnya, bus yang sama juga pernah dipakai oleh Persija Jakarta, saat melakukan parade setelah menjuarai kompetisi Liga 1 musim pada 2018.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tetap Senang
Sementara itu, atlet angkat besi Indonesia Rizki Juniansyah mengatakan dirinya tetap senang dan bangga meskipun pada waktu yang sama merasa lelah diarak berkali-kali setelah menyumbang medali emas di Olimpiade Paris 2024.
Rizki yang menjadi debutan di Olimpiade Paris di usia 21 tahun, langsung menggenggam emas. Dia berhasil mengangkat total angkat 354 kg dengan rincian angkatan 155 kg untuk snatch dan 199 kg untuk clean and jerk.
Arak-arakan dari Kemenpora menuju Istana Negara kemarin merupakan arak-arakan Rizki yang pertama memenuhi undangan Presiden Joko Widodo.
Namun, arak-arakan ini bukan yang pertama bagi Rizki setelah mendarat di Indonesia Selasa (13/8) lalu. Dia mengaku telah beberapa kali mengikuti arak-arakan di kota kelahirannya, Serang, Banten. "Ini sih pertama kalau sama Presiden. Kalau di Serang sudah berkali-kali. Semalam baru selesai arak-arakan di Serang. Saya baru tidur jam tiga pagi," kata Rizki.
"Iya capek, tapi ya harus begitu namanya sebagai atlet. Apalagi ada apresiasi dari negara pasti kita hargai. Itu suatu kebanggaan dan kesenangan tersendiri," tambahnya. Rizki berharap arak-arakan yang harus dijalani pasca-Olimpiade Paris segera berakhir. Hal ini dikarenakan ia butuh waktu istirahat dengan tenang untuk kemudian memulihkan tenaganya dan bersiap menatap kejuaraan di berbagai level selanjutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!