Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Situasi Keamanan di Dhaka Kembali Normal

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Hasina, 76 tahun, diketahui telah melarikan diri dengan helikopter ke negara tetangga India sepekan yang lalu ketika pengunjuk rasa membanjiri jalan-jalan di Dhaka yang mengakhiri masa jabatannya secara dramatis. Pemerintahannya dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang luas, termasuk pembunuhan di luar proses hukum terhadap ribuan lawan politiknya.

Namun Menteri Dalam Negeri Bangladesh yang baru, Sakhawat Hossain, mengatakan pemerintah tidak berniat melarang partai Liga Awami yang dipimpin Hasina. "Partai ini telah memberikan banyak kontribusi kepada Bangladesh dan kami tidak bisa menyangkal hal ini. Ketika pemilu tiba, (mereka harus) ikut serta dalam pemilu tersebut," ucap dia.

Pemerintah sementara pimpinan Yunus sebelumnya telah menyatakan bahwa ia ingin mengadakan pemilu dalam beberapa bulan mendatang. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

39 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.