Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelari Belanda Sifan Hassan Gondol Emas Maraton Putri Olimpiade Paris 2024

📅 Senin, 12 Agu 2024, 03:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelari Belanda Sifan Hassan Gondol Emas Maraton Putri Olimpiade Paris 2024 Doc: ANTARA/AFP/ANDREJ ISAKOVIC
Ket. Pelari Belanda, Sifan Hassan saat melintasi garis finis pada nomor maraton putri Olimpide Paris 2024 yang berlangsung di Invalides, Paris, Minggu (11/08/2024).

Jakarta - Pelari Belanda Sifan Hassan sukses menggondol medali emas sekaligus memecahkan rekor maraton putri usai tampil tercepat dengan catatan waktu 2 jam, 22 menit dan 55 detik di Olimpiade Paris 2024 yang berlangsung di Invalides, Paris, Minggu.

"Saya merasa seperti sedang bermimpi. Saya hanya melihat orang-orang di TV yang merupakan juara Olimpiade. Maraton adalah sesuatu yang lain, Anda tahu. Ketika Anda menempuh 42 kilometer dalam lebih dari dua jam dan 20 menit, maka setiap langkah Anda merasa sangat sulit dan sangat menyakitkan," kata Sifan Hassan dikutip dari laman Olimpiade, Minggu.

Tambahan medali emas ini membuat pelari yang lahir di Ethiopia tersebut kini memecahkan rekor sebagai atlet pertama sejak pelari Ceko Emil Zatopek yang meraih tiga emas pada 1952, yakni nomor 5000 meter, 10000 meter dan maraton dalam satu kali gelaran Olimpiade.

Sifan mengaku tidak pernah membayangkan sebelumnya atas euforia perayaan kemenangannya kali ini yang sangat meriah. Bahkan ia menilai euforia perayaan perlombaan maraton lain tidak sebesar di Olimpiade Paris 2024 kali ini.

"Ketika saya selesai, seluruh momen adalah pelepasan. Sungguh luar biasa. Saya belum pernah mengalami hal seperti itu. Bahkan maraton lain yang saya jalankan tidak mendekati euforia ini," ujar Sifan Hassan.

"Ketika saya selesai, saya tidak bisa berhenti merayakannya. Saya merasa pusing. Saya ingin berbaring. Kemudian saya berpikir, 'Saya adalah juara Olimpiade," imbuh Sifan Hassan.

Di depan kerumunan para pendukung yang bersorak di jalan-jalan ibu kota Prancis, Hassan membuktikan dirinya pelari yang terkuat, tercepat dan lebih bertekad selama perlombaan 42,195 km, mengalahkan Tigst Assefa dari Ethiopia dalam sprint finis untuk mengakhiri kampanye pribadi yang luar biasa di Paris.

Assefa berjuang keras untuk memenangkan perak usai finis dalam catatan waktu 2:22:58 dengan diikuti pelari Kenya, Hellen Obiri yang mengklaim perunggu usai finis dalam waktu 2:23:10.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.