Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas IKN: Pemerintah Manfaatkan Intake Sepaku Redam Banjir di Nusantara

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas IKN: Pemerintah Manfaatkan Intake Sepaku Redam Banjir di Nusantara Doc: ANTARA/HO-OIKN
Ket. Kepala Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN , Danis Hidayat Sumadilaga.

PENAJAM PASER UTARA - Intake Sepaku di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, dirancang untuk mengurangi banjir di kawasan ibu kota baru Nusantara, kata pejabat Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN.

"Intake Sepaku dapat meminimalisir banjir di kawasan Sepaku yang merupakan bagian dari ibu kota baru (IKN) Nusantara," kata Kepala Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga, Sabtu (10/8).

Ia mengatakan Intake Sepaku merupakan kolam besar untuk menampung air saat hujan deras dan saat Sungai Sepaku meluap untuk mencegah banjir besar.

Menurut Danis, banjir yang masih terjadi di kawasan Sepaku bukan disebabkan oleh pembangunan ibu kota baru, melainkan sudah biasa terjadi sebelum pembangunan IKN.

Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mencegah banjir, termasuk dengan membangun Intake Sepaku.

Selain itu, Kementerian PUPR tengah membenahi daerah aliran sungai di Kecamatan Sepaku.

"Penanganan dan pembenahan DAS Sepaku ini juga sebagai upaya pemerintah untuk menanggulangi banjir di Sepaku yang masuk dalam kawasan IKN Nusantara," ujarnya.

Danis menyatakan pembenahan DAS Sepaku diharapkan dapat mengatasi banjir di lahan seluas kurang lebih 37 hektare.

Penanganan DAS Sepaku ini, ujarnya, membutuhkan pembebasan lahan sekitar 2,5 hektare.

Lahan seluas 2,5 hektare tersebut masuk dalam aset dalam penguasaan (ADP), sehingga mekanisme pembebasan lahan dapat dilakukan melalui relokasi atau ganti rugi.

Danis menyatakan, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan IKN, relokasi atau ganti rugi dapat dilakukan sesuai kesepakatan dengan masyarakat terdampak pembangunan.

Selain itu, pada tahap awal masterplan pembangunan IKN 2022-2024, Kementerian PUPR juga mulai memanfaatkan air baku Intake Sepaku yang saat ini dikelola untuk penyediaan air bersih dengan teknologi penjernihan air bagi IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

46 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.