Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petinju Cindy Ngamba Persembahkan Raihan Medalinya untuk 120 Juta Pengungsi di Dunia

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 13:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petinju Cindy Ngamba Persembahkan Raihan Medalinya untuk 120 Juta Pengungsi di Dunia Doc: antarafoto
Ket. Petinju putri Cindy Ngamba tengah bertanding

PARIS - Petinju putri Cindy Ngamba memenangi medali pertama Tim Olimpiade Pengungsi ketika ia meraih perunggu, yang bukan sekadar medali tetapi menjadi perjalanan inspiratif salah satu dari 120 juta pengungsi di seluruh dunia.

Ngamba yang lahir di Kamerun tetapi mencari tempat berlindung yang aman di Inggris pada usia 11 tahun, dikalahkan oleh unggulan ketujuh asal Panama Atheyna Bylon melalui keputusan terpisah (split) di semifinal kelas 75 kg putri.

Hal itu membuat dia tidak mendapat tempat di final, namun cabang olahraga tinju memberikan medali perunggu bagi petinju yang kalah di semifinal.

Tim Olimpiade Pengungsi pertama kali berkompetisi di Olimpiade Rio 2016 dan dirancang untuk mewakili para pengungsi di seluruh dunia.

Ada 37 atlet yang berkompetisi untuk tim pengungsi di Paris, yang berasal dari lebih dari selusin negara.

Ngamba lolos ke kompetisi Olimpiade, lalu memenangi dua pertandingan di Paris untuk mencapai semifinal.

Petinju berusia 25 tahun itu kesulitan menghadapi lawannya yang bertubuh tinggi asal Panama, namun terus menyerang sepanjang pertandingan.

Ia tertinggal poin setelah ronde pertama namun kembali bangkit pada ronde kedua, kemudian berjuang hingga ronde terakhir.

Bylon mendapat pengurangan satu poin pada ronde ketiga, namun petinju asal Panama itu masih mampu meraih kemenangan, sehingga menimbulkan ketidaksenangan penonton di Roland Garros, kandang turnamen tenis French Open.

Ngamba tidak berbicara kepada wartawan setelah pertarungan tetapi Bylon mengatakan dia "sangat menghormati" lawannya. "Dia sangat kuat," kata Bylon, seperti disiarkan AFP, Jumat (9/8).

"Semua rival saya sangat kuat dan mereka semua mengincar tujuan yang sama."

Setelah pindah ke Inggris saat kecil, Ngamba dididik dengan keras, diintimidasi di sekolah karena bahasa Inggrisnya yang buruk dan berat badannya.

Dia mengambil tinju dan memenuhi syarat untuk kompetisi Olimpiade.

Inggris ingin memilihnya untuk Olimpiade Paris namun para pejabat tinju tidak berhasil mengajukan permohonan agar dia menerima paspor Inggris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.