Warga Bangka Barat Diminta Waspadai Potensi Karhutla

Selasa, 06 Agu 2024, 00:07 WIB

Mentok - Polisi Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta warga untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau yang terjadi saat ini.

"Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) biasa terjadi karena kelalaian manusia, untuk itu kami minta masyarakat berhati-hati dan ikut berperan aktif dalam mencegah karhutla," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Ipda Ardianis di Mentok, Senin.

Menurut dia, sebagian besar wilayah Bangka Barat merupakan hutan, semak belukar, dan kebun yang pada saat musim kemarau banyak pohon dan tanaman semak kering sehingga mudah terbakar.

Untuk itu diharapkan seluruh warga di daerah itu untuk melakukan pencegahan dini agar tidak terjadi kebakaran yang akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.

"Terakhir kita bantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di pinggir jalan raya Mentok-Pangkalpinang, tepatnya di Tikung S Pal-Sembilan, pada Rabu (2/8)," katanya.

Kejadian kebakaran hutan dan lahan tersebut berlangsung siang hari dan berhasil ditangani para petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Bangka Barat dibantu warga dan sejumlah personel polisi.

"Kejadian itu tidak berlangsung lama karena kesigapan petugas dan warga memadamkan api sehingga tidak sempat meluas ke hutan sekitarnya," katanya.

Menurut dia, kebakaran hutan dan lahan sering kali disebabkan oleh faktor manusia, antara lain pembukaan lahan perkebunan atau pertanian dengan cara membakar, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah yang tidak ditunggu.

Pada musim kemarau, kata dia, banyak rumput, semak dan daun kering sehingga faktor kelalaian tersebut akan mudah memicu terjadi kebakaran hutan dan lahan saat terjadi angin kencang.

"Tidak menutup kemungkinan kebakaran yang terjadi kemarin juga disebabkan oleh faktor manusia, mengingat lokasi kebakaran yang berada di pinggir jalan raya. Kami menduga kebakaran disebabkan oleh warga yang membuang puntung rokok sembarangan," katanya.

Ia mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang dengan cara masyarakat semakin peduli untuk tidak melakukan aktivitas yang bisa menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan.

Para personel Bhabinkamtibmas juga terus melakukan sosialisasi sebagai upaya pencegahan terhadap karhutla di wilayah kerja desa dan kelurahan masing-masing.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.